Warga Setu Wetan Tak Perlu Relokasi, BBWS Sanggupi Perbaikan Tebing Cipager Tahun Ini

oleh -11 views
KENA LONGSOR: Rumah Sukarya, warga Blok Kedung Bawang, Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, terbawa longsor tebing Sungai Cipager, Sabtu (23/3). Dapur dan peralatannya serta kamar mandi hilang terbawa aliran sungai. FOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON
KENA LONGSOR: Rumah Sukarya, warga Blok Kedung Bawang, Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, terbawa longsor tebing Sungai Cipager, Sabtu (23/3). Dapur dan peralatannya serta kamar mandi hilang terbawa aliran sungai. FOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mengungkapkan, penanganan rumah longsor dan terancam longsor tebing Sungai Cipager di Desa Setu Wetan, tidak perlu relokasi.

Pasalnya, BBWSCC menyanggupi melakukan perbaikan tebing Sungai Cipager yang longsor tersebut, pada tahun 2019 ini.

Kepala BPBD Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendar kepada Radar Cirebon mengatakan, pihaknya sudah melakukan lanjutan koordinasi penanganan longsor tebing Sungai Cipager di Desa Setu Wetan. “Sudah lanjut koordinasi, baik dengan pak Sekda maupun BBWS CC,” ujarnya, (5/4).

Dadang menyampaikan, pihak BBWSCC menyanggupi untuk melakukan perbaikan tebing yang longsor tersebut, dilaksanakan pada tahun 2019 ini. Tapi menunggu musim hujan selesai. Tujuan perbaikan, agar tidak kembali mengalami longsor.

“Kalau nggak salah ada tiga atau empat alternatif perbaikan yang akan dilakukan BBWS. Apakah itu dengan bronjong atau lainnya, sehingga tebing akan kuat dari longsoran,” ungkapnya.

Pihaknya mengungkapkan, dengan akan dilaksanakannya perbaikan tebing oleh BBWS, maka tidak perlu adanya relokasi rumah warga yang terdampak atau terancam terdampak.

“Kita sudah koordinasi, dan memang relokasi saat ini masih belum diperlukan. Mengingat, sebentar lagi akan dilaksanakan perbaikan tebing. Kami rasa itu sudah cukup dan aman,” tuturnya.

Dadang membeberkan, sangat tidak memungkinkan jika dilakukan relokasi. Pertama, dari warganya tidak mau. Terus ketika melakukan relokasi membutuhkan anggaran dan juga persiapan matang. “Setelah kami tinjau, dengan perbaikan tebing juga sudah cukup,” ungkapnya. (den)