Satu Rumah Ambruk, Empat Retak

oleh -12 views
Bupati-Karna-Jambangi--Korban-Pergerakan-Tanah-(3)
MENINJAU: Bupati Majalengka Karna Sobahi bersama rombongannya meninjau rumah warga Desa Sinargalih yang terkena pergerakan tanah. Foto: Budhi Haryanto/Radar Majalengka

DUA hari berselang setelah pergerakan tanah menimpa Desa Mekarmulya pada Minggu (7/4), musibah pergerakan tanah juga terjadi di Desa Sinargalih, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka.  Bupati Majalengka Karna Sobahi didampingi Asda I Bidang Pemerintahan Aeron Randi dan sejumlah kepala dinas pun memilih meninjau rumah korban terdampak di Dusun Gunungsereh, Desa Sinargalih, Rabu (17/4).

Pjs Kepala Desa Sinargalih Kecamatan Lemahsugih, Darsono didampingi Camat Lemahsugih, Rahmat Susanto mengatakan, bencana pergerakan tanah yang terjadi di Desa Sinargalih terjadi hanya selisih dua hari setelah kejadian pergerakan tanah di Desa Mekarmulya. Karena insiden itu, satu unit rumahm ilik Rudi ambruk. Sedangkan 4 unit rumah lainnya, yakni milik Kasmudi, Mansyur, Aja, dan Uliah mengalami retak pada bagian dinding tembok.

“Untungnya kejadian bencana alam pergerakan tanah itu tidak sampai menelan korban jiwa,” tuturnya.
Sementara kehadiran Bupati Majalengka, Karna Sobahi disambut jajaran Muspika Lemahsugih dan warga. Bupati Karna  mengaku kaget karena rumah milik Rudi, salah satu korban pergerakan tanah rusak parah. Bahkan sebagian tembok rumah itu ambruk.

“Ternyata bencana alam pergerakan tanah tidak hanya terjadi di Desa Mekarmulya dan Desa Cigaleuh saja. Tetapi juga di Desa Sinargalih,” ujarnya.

Selain mengunjungi rumah Rudi, Karna juga menyerahkan bantuan pihak keluarga korban terdampak pergerakan tanah. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *