Pemilu di Kuningan: Gerindra Terperanjat, PAN Terpelanting

oleh -31 views
ilustrasi

KUNINGAN – Perhelatan Pemilu 2019 cukup mendebarkan bagi para calon legislatif (caleg) dan partai politik. Betapa tidak, ratusan caleg berjuang untuk bisa menjadi anggota DPRD Kabupaten Kuningan yang hanya menyediakan 50 kursi.

Perlu ekstra perjuangan untuk bisa mendapatkan kursi tersebut. Menjelang detik-detik akhir pleno KPU, para caleg yang lolos ke gedung parlemen daerah sudah mulai terlihat.

Ada partai yang jumlah kursinya turun drastis dibanding Pileg 2014 lalu, namun ada juga partai yang melejit jumlah kursinya. Misalnya Partai Gerindra, PKS dan PKB.

Ketiga partai ini meraih kursi yang cukup signifikan. Bahkan ketiganya bisa mendudukkan wakilnya sebagai wakil ketua DPRD. Gerindra, misalnya. Partai Prabowo Subianto itu diprediksi mendulang tujuh kursi di parlemen daerah.

Inilah raihan terbesar Gerindra di Kabupaten Kuningan sejak ikut serta di gelanggang pemilu. Menariknya, raihan tujuh kursi ini menjadikan Gerindra sebagai pesaing terdekat PDI Perjuangan yang diperkirakan meraih 9 kursi atau turun satu kursi. Golkar juga harus kehilangan dua kursi, serta Nasdem juga dua kursi.

Dengan posisi tujuh kursi, maka Ketua DPC Gerindra, Dede Ismail, akan merasakan empuknya kursi pimpinan dewan. Dede Ismail merasa yakin jika kursi yang diperoleh partainya sebanyak tujuh kursi.

“Alhamdulillah, Gerindra berhasil menjadi pemenang kedua di Pileg 2019 di Kabupaten Kuningan. Kami bisa merebut tujuh kursi di dewan daerah. Tentu ini sangat membanggakan. Semua ini tidak terlepas dari perjuangan para caleg, kader dan masyarakat yang memilih Gerindra di Pileg 2019. Terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kuningan yang sudah mempercayai Gerindra di Pileg 2019,” tegas Deis, panggilan akrabnya.

Deis juga membenarkan jika di Dapil V, Deki Zaenal Mutaqin berhasil meraih suara signifikan dan lolos ke gedung dewan. Dia sangat mengapresiasi perjuangan Caleg Deki yang mencetak sejarah di Dapil V, di mana sebelumnya tidak ada perwakilan dari Gerindra di dewan. Kemudian di Dapil I dan III, jumlah kursi yang diraih mengalami kenaikan, jika di Pileg 2014 lalu hanya satu kursi, sekarang bertambah menjadi dua.

“Saya sangat mengapresiasi semua caleg yang telah berjuang dan membesarkan Gerindra. Kenaikan kursi di DPRD Kabupaten Kuningan akan membuat kami semakin semangat memperjuangkan masyarakat,” tandas Deis.

Bukan hanya kenaikan jumlah kursi, Deis juga bakal duet maut dengan Ketua DPC PKB, Ujang Kosasih, yang diprediksi sebagai pimpinan dewan setelah partainya berhasil menduduki 6 kursi. Kursi pimpinan dewan selebihnya diprediksi akan diisi dari PKS yang diperkirakan menempatkan tujuh wakilnya di DPRD Kabupaten Kuningan. Bakal duduknya Deis dan Ujang sebagai wakil ketua DPRD, tentu akan membuat Kuningan meriah di masa mendatang.

“Insya Allah, PKB berhasil meraih enam kursi. Naik dari Pileg 2014. Keberhasilan ini tidak lepas dari perjuangan seluruh kader partai. Jumlah enam kursi ini mengantarkan PKB menjadi pimpinan dewan,” sebut Ujang.

Jika Gerindra, PKS, PKB, PPP berhasil menaikkan jumlah kursinya, hal berbeda dirasakan PDI Perjuangan, PAN, Golkar, dan Nasdem yang harus rela kehilangan kursinya. Paling besar adalah PAN.

Partai berlambang matahari terbit itu kehilangan tiga kursi. PAN kehilangan satu kursi di Dapil II, Dapil IV dan V. Khusus untuk Dapil II, selama ini bisa disebut sebagai lumbung suara PAN di mana pada Pileg 2014 lalu sukses meraih tiga kursi.

“Dari perhitungan partai, PAN kehilangan tiga kursi. Itu ada di Dapil II, IV dan V,” cetus Drs Toto Suharto SFarm Apt, caleg PAN yang kembali lolos ke DPRD Kabupaten Kuningan. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *