Konsumtif Bisa Bikin Inflasi

oleh -12 views
SINERGIS: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi KH Abdulah Gymnastiar (kiri) bersilaturahmi dengan para ulama se-Jawa Barat. FOTO: BIRO HUMAS DAN PROTOKOL SETDA PEMPROV JABAR
SINERGIS: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi KH Abdulah Gymnastiar (kiri) bersilaturahmi dengan para ulama se-Jawa Barat. FOTO: BIRO HUMAS DAN PROTOKOL SETDA PEMPROV JABAR

BANDUNG – Esensi dalam menjalankan ibadah puasa adalah menahan diri dari segala hawa nafsu. Termasuk nafsu dalam mengkonsumsi makanan.

Oleh sebab itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengingatkan masyarakat agar tidak konsumtif selama bulan Ramadan. Sebab, akan mengakibatkan kenaikan inflasi di Jawa Barat.

“Beli barang sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Artinya, tidak usah mengkonsumsi makanan atau barang-barang secara berlebihan, demi menjaga perekonomian Jawa Barat dengan baik,” katanya bebeberapa waktu lalu saat bersilaturahmi dengan para ulama di kantor Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Bandung.

Gubernur menjelaskan, apabila tingkat konsumsi masyarakat tinggi, apalagi cenderung pianic buying, maka dipastikan harga-harga kebutuhan pokok akan naik dan tidak terkendali.

Efeknya, masyarakat menengah ke bawah akan sulit mengakses kebutuhan pokok karena tidak mampu membeli.

“Kalau harga-harga mahal, kasihan saudara-saudara kita yang tidak mampu membeli. Jangan sampai, karena ulah sebagian masyarakat yang terlalu konsumtif, ada sebagian saudara kita yang kesulitan,” jelasnya.

Untuk menekan laju inflasi, pihaknya telah berupaya secara maksimal. Salah satunya meningkatkan kualitas dan pembangunan infrastruktur jalan, dengan tujuan mempercepat dan memperpendek arus distribusi barang.

Sehingga, ongkosnya murah dan harga barang tidak naik. “Insya Allah, ekonomi Jawa Barat tengah baik, karena didudung oleh infrastruktur,” imbuhnya.

Kemudian, dihadapan para ulama se-Jawa Barat, Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, juga berpesan agar pola hidup yang tidak konsumtif selalu disampaikan dalam setiap berdakwah.

Pasalnya, hidup sederhana merupakan tuntunan dan ajaran yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam, karena Allah SWT tidak suka hal-hal yang berlebihan.

“Mudah-mudahan pulang dari sini para ulama menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat agar tidak komsumtif sehingga sampai Lebaran di Jabar inflasi terkendali,” ucapnya.

Sementara, KH Abdulah Gymnastiar atau Aa Gym yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik ajakan Gubernur Jawa Barat dan mengajak para ulama lainnya untuk ikut menyampaikan ajakan yang baik ini kepada masyarakat.

“Mari tidak konsumtif, menahan diri, kasihan rakyat kecil jadi tidak bisa membeli karena sifat konsumtif kita. Itu tugas kita juga sebagai ulama untuk mengarahkan umat,” ucapnya.

Dia pun berharap, sukses Ramadan tahun ini adalah pada pengendalian diri dan memberikan manfaat bagi sesama. “Mudah-mudahan ramahdan ini lebih memberikan manfaat bagi sesama,” pungkasnya. (jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *