Sehari, 3 Rumah Warga di Kabupaten Cirebon Terbakar

oleh -9 views
kebakaran rumah sekaligus tempat usaha konveksi milik Usman di Blok Gardu Playangan, Desa Kaliwedi Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
kebakaran rumah sekaligus tempat usaha konveksi milik Usman di Blok Gardu Playangan, Desa Kaliwedi Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-Kamis (13/6) 4 kali terjadi kebakaran. Yakni 3 rumah warga dan 1 lahan kosong yang dipenuhi ilalang. Peristiwa pertama terjadi di rumah merangkap usaha konveksi milik Usman (40) warga Blok Gardu Playangan, Desa Kaliwedi Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon. Api membakar rumah saat penghuni baru saja tidur.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai Rp300 juta lebih. Sebelum diketahui terbakar, malam itu sekitar pukul 23.00 WIB sejumlah karyawan baru selesai kerja dan pulang ke rumah masing-masing. Begitupun dengan pemilik konveksi dan keluarganya, setelah selesai kerja, mereka beranjak tidur.

Tapi, tak lama kemudian, keluarga ini dibuat kaget oleh teriakan ibu mertua usman yang memberitahu adanya kobaran api dari bagian dapur. Saat diketahui, api sudah membesar dan mulai membakar atap. Melihat kondisi tersebut, mereka sontak berlari keluar rumah dan meminta pertolongan warga.

“Karena rumah berisi barang-barang yang mudah terbakar, jadi api cepat menjalar ke ruang tengah. Api melahap tumpukan pakaian yang sudah jadi, potongan bahan pakaian, dan kain bahan pakaian yang belum dipotong. Kalau dihitung-hitung kerugiannya lebih dari Rp300 juta,” ujar Usman.

Selain membakar pakaian, api juga membakar atap rumah dan menghanguskan barang elektronik dan surat-surat penting. “Dugaan penyebabnya berasal dari stabilizer penampung arus listrik yang berada di bagian dapur. Karena tidak kuat, stabilizer itu akhirnya terbakar,” jelasnya.

Kasi Tanggap Darurat Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon Eno Sujana mengatakan, kemarin (Kamis,red) terjadi empat kebakaran. Tiga kejadian menimpa rumah warga dan satu lahan. “Untuk yang rumah Pak Usman, Kami menerima laporan sekitar pukul 00.30. Pemadaman dilakukan Regu II Pos Jaga Arjawinangun,” paparnya.

Selang beberapa jam, atau 03.40, kebakaran menimpa rumah tinggal milik Sarma di Blok Karangmalang, RT 05 RW 01, Desa Bodesari, Kecamatan Plumbon. Api berawal dari bangunan bagian belakang rumah yang merembet ke bagian depan dan menghanguskan 2 kamar tidur, ruang makan dan sebagian ruang tamu. “Api berhasil dipandamkan sekitar 75 menit dengan menghabiskan 3 tangki air. Pemadaman dilakukan oleh Regu II Pos Jaga Damkar Weru dan Sumber,” lanjut Eno.

Sekitar 5 jam kemudian, kebakaran juga terjadi di Desa Gintung Lor, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 09.40 WIB. Penyebab kebakaran di rumah milik Kilbiyah itu diduga berasal dari korsleting listrik. “Pemadaman dan pendinginan dilakukan oleh Regu III Pos Jaga Damkar Arjawinangun dan Palimanan dibantu oleh warga dan polisi serta TNI,” ungkapnya.

Selain rumah, di waktu yang sama juga terjadi kebakaran lahan di dekat kompleks perumahan Sindang Laut Indah RT 17 RW 05, Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang. “Luas area yang terbakar kurang lebih 800 meter persegi. Penyebab diduga dari anak anak yang bermain petasan. Korban jiwa dan luka nihil. Pemadaman dilakukan oleh Regu III Pos Jaga Damkar Lemahabang dengan menghabiskan 1 tangki air,” pungkas Eno. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *