Ribuan Pencaker Padati Job Fair di Indramayu

oleh -11 views
Arena-Job-Fair-2019
PADAT: Para pencari kerja tengah mengunjungi stan Job Fair 2019 di Halaman Dinas Tenaga Kerja Indramayu. Job fair berlangsung dari Selasa-Kamis (18-20/6). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Ribuan pencari kerja (pencaker) memadati areal Job Fair 2019 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Selasa (18/6), di halaman kantor dinas setempat. Job Fair yang berakhir Kamis (20/6) itu diikuti 15 perusahaan nasional dengan menyediakan lowongan pekerjaan (loker) berbagai posisi dan jabatan.

Para pencari kerja yang didominasi lulusan SMA/SMK ini sejak pagi sudah memadati arena Job Fair (bursa kerja). Mereka tampak memedati stan-stan perusahaan, untuk mencari lowongan pekerjaan (loker) yang sesuai keahlian. Bahkan pekerjaan non-skill seperti cleaning service di Malaysia pun tersedia di Job Fair.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih mengatakan, permasalahan ketenagakerjaan menjadi tantangan bagi Pemkab Indramayu.

Berdasarkan data ketenagakerjaan tahun 2018 jumlah pencari kerja di Indramayu sebanyak 35.797 orang, dengan penempatan tenaga kerja sebanyak 24.091 orang atau 67 persen yang terdiri dari antar kerja antar negara 22.146 orang,  antar kerja antar daerah 726 orang,  dan antar kerja lokal 1.219 orang.

“Sisanya sebanyak 11.706 atau 33 persen belum mendapatkan pekerjaan,” kata Wulan.

Wulan menambahkan, faktor penyebab tingginya para pencari kerja salah satunya disebabkan karena minimnya informasi lowongan yang bisa diakses warga. Sehingga, tak jarang membuat warga bingung saat mengajukan lamaran kerja.

“Belum lagi persoalan sumber daya manusia, pencari kerja kalah bersaing, karena rendahnya kualitas dan produktivitas yang dimiliki. Persoalan-persoalan itu mesti dituntaskan supaya bisa menekan angka pengangguran di Kabupaten Indramayu,” katanya saat membuka Job Fair, Selasa (18/6).

Lebih lanjut, dikatakan Wulan, sejauh ini pemkab terus berupaya meningkatkan informasi lowongan pekerjaan. Salah satu upayanya yakni dengan menggelar bursa kerja setiap tahunnya. Meski lowongan yang ditawarkan masih minim, diharapkan bisa menampung sebagian pencari kerja.

“Bursa kerja salah satu upaya dalam mempertemukan pencari kerja dan perusahaan,” ujarnya.

Dia meminta kepada perusahaan supaya mempersingkat waktu perekrutan. Dengan begitu, para pencari kerja tak perlu lama menunggu.

Dalam kesempatan sama, Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Indramayu Maman Kostaman mengatakan, salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan lapangan kerja adalah dengan melakukan perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) untuk menjadikan kawasan industri di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Indramayu dengan luas 20.000 hektare.

Selain itu, melalui kegiatan Job Fair dan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) diharapkan mampu menempatkan tenaga kerja lebih banyak sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Indramayu.

Maman menambahkan, Job Fair sangat dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Indramayu. Pelaksanaan Job Fair harus sering dilakukan minimal 3 kali dalam satu tahun sehingga informasi lowongan kerja dapat tersampaiakan kepada masyarakat. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *