Ekpedisi Terios 7 Wonders Menjelajah hingga Malaysia

oleh -11 views
JELAJAH: Menerjang hujan, tim ekpedisi Terios 7 Wonders sampai di Semenggoh Wild Life Center dan melihat habitat satwa langka yang dilindungi. FOTO: DAIHATSU FOR RADAR CIREBON
JELAJAH: Menerjang hujan, tim ekpedisi Terios 7 Wonders sampai di Semenggoh Wild Life Center dan melihat habitat satwa langka yang dilindungi. FOTO: DAIHATSU FOR RADAR CIREBON

PONTIANAK – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menyelenggarakan ekspedisi Terios 7 Wonders dengan mengusung tema Exotic Borneo Life.

Ekspedisi ini dilakukan selama tiga hari sejak  Jumat (21/6) hingga Minggu (23/6) yang diawali di kota Pontianak, Kalimantan Barat menggunakan tujuh unit All New Terios.

Marketing Director Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra mengungkapkan, Pontianak dipilih karena selain eksotis dan masih kentalnya adat budaya setempat, Pontianak juga merupakan tapal batas menuju Malaysia melalui jalur darat.

“Melalui ekspedisi ini, Sahabat Petualang mendapat pengalaman yang berbeda masuk ke negara Malaysia melalui jalur darat sambil mengendarai All New Daihatsu Terios,” ungkapnya.

Tim ekspedisi memulai penjelajahan dengan mengunjungi destinasi wonders pertama, yakni Rumah Adat Dayak Radakng.

Ini merupakan rumah replika suku Dayak Kanayant dan dinobatkan sebagai rumah panggung terbesar oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). Rumah ini memiliki panjang 138 meter dan tinggi tujuh meter untuk menghindari serangan binatang buas dan antisipasi banjir.

Menjelajah kota Pontianak tak lengkap tanpa mengunjungi Tugu Khatulistiwa, wonders kedua. Sebagai kota Khatulistiwa yang dilalui garis lintang nol derajat pada waktu tertentu, matahari siang akan berada tepat di atas kepala, sehingga memberikan pengalaman unik saat tugu dan benda di sekitarnya tidak memiliki bayangan.

Dari Pontianak, tim melanjutkan perjalanan panjang selama lima jam ke Entikong, titik perbatasan Indonesia dengan Sarawak, Malaysia.

Melewati pemandangan indah dan eksotis ditemani All New Terios yang dilengkapi stabilizer belakang, stabilizer depan yang lebih besar, steering yang lebih responsif serta penambahan body reinforcement di beberapa titik yang dapat menunjang kemudahan handling di berbagai kondisi jalan yang dilalui.

Setelah melalui perbatasan Entikong, perjalanan dilanjutkan untuk melihat Kuching Statue dan Kuching Waterfront sebagai destinasi ketiga dan keempat yang merupakan ikon negara bagian Sarawak.

Ekspedisi Terios 7 Wonders dilanjutkan dengan menyambangi Bako National Park, sebagai wonders kelima, Semenggoh Nature Reserve sebagai wonders keenam dan Toa Pe Kong sebagai wonders ketujuh.

“Perjalanan kali ini membawa Sahabat Petualang menikmati Keindahan Alam dan wisata di Kuching, setelah menembus ke perbatasan Sarawak, Malaysia. Nantikan terus keseruan petualangan Terios 7 Wonders berikutnya ya Sahabat,” ujar Amelia.

Tahun ini, terdapat perubahan konsep pada Terios 7 Wonders, yakni menjadi tiga wilayah berbeda dengan tujuh destinasi di setiap wilayahnya dimana sebelumnya ekpedisi dilakukan hanya di satu area di Indonesia dalam satu tahun.

Sebelumnya, Daihatsu sukses melakukan penjelajahan di Bengkulu pada April 2019 lalu sebagai seri perdana ekspedisi Terios 7 Wonders. (heq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *