Jadi Prioritas Wisata Jabar, Gubernur Ridwan Kamil Serius Kembangkan Bantaragung

oleh -13 views
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

MAJALENGKA-Gubernur Ridwan Kamil menyatakan keseriusannya menjadikan Kabupaten Majalengka sebagai daerah prioritas program wisata Jawa Barat. Terlebih beberapa desa di Kota Angin telah masuk ke dalam program desa wisata seperti Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi dan Terasering Panyaweuyan di Kecamatan Argapura.

“Keduanya akan menjadi desa unggulan yang menjadi prioritas program desa wisata. Melalui program ini rakyat bisa sejahtera, lingkungan tetap terjaga, dan bakal ada perubahan yang membanggakan berkat kekompakan,” ujar Gubernur Ridwan Kamil saat berkunjung ke Jatiwangi, Kamis (27/6).

Namun RK mengakui jika kendala akan tetap ada dalam mengembangkan desa wisata. “Makanya saya banyak datang ke Majalengka untuk memberikan semangat. Mudah-mudahan dengan gubernur semangat, maka Pemda Majalengka juga lebih semangat,” harapnya.

Ridwan mengaku telah terpesona oleh keindahan alam di Kabupaten Majalengka. Baik Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, dan sejumlah daerah wisata lainnya. Sehingga eksplorasi keindahan alam Majalengka harus diseriusi.

Sementara di Desa Bantaragung sedikitnya ada delapan objek wisata unggulan. Kedelapan objek wisata itu yakni Curug Cipeuteuy, Bumi Perkemahan Awilega, Bukit Batu Semar, Puncak Pasir Cariuk, terasering sawah Ciboer Pass, dan dua lagi sedang dikembangkan.

Setiap objek wisata memiliki keunikan sendiri dan alamnya terbilang masih belum terjamah. Tak heran Desa Bantaragung pernah dijuluki Surga Tersembunyi Terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2017 lalu.

Menariknya, objek-objek wisata tersebut diintegrasikan oleh Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokjarwis) Agung Mandiri, sehingga pengembangan wisata benar-benar dilakukan berbasis masyarakat.

Salah satu objek wisata yang menarik perhatian Ridwan Kamil adalah Curug Cipeuteuy. Objek wisata ini merupakan air terjun dengan air yang masih jenih dan segar yang bersumber dari Gunung Ciremai. Karena keindahannya ini, pria yang akrab disapa Emil ini tergoda untuk merasakan langsung kesegaran airnya. “Kepada warga Indonesia, warga dunia jangan lupa datang ke Jawa Barat, datang ke Majalengka di Curug Cipeuteuy. Keindahannya mewakili alam Jawa Barat dan Majalengka,” ajak Emil.

Gubernur juga menuju destinasi berikutnya, yakni Ciboer Pass. Jaraknya sekitar 1 kilometer dari balai Desa Bantaragung. Di Ciboer Pass, Emil dimanjakan dengan hijau padi yang ditanam dengan pola terasering yang dibelah oleh Sungai Ciwaru. Keindahannya tidak kalah dengan sawah terasering Ubud, Bali.

Ciboer Pass menjadi tempat yang asyik kala menikmati jingga di ujung hari. Ciboer Pass mengingatkan pada ungkapan bahwa Tanah Pasundan memang diciptakan Tuhan YME saat tersenyum. Ciboer Pass menjadi spot yang tepat untuk bertafakur mensyukuri segala pemberian Sang Pencipta.

Di atas batu alami Sungai Ciwaru, Emil yang memang seorang arsitek sempat mendesain konsep pariwisata bersama Bupati Majalengka, Kepala Desa, Pokjarwis Agung Mandiri, serta Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Jabar.

Melalui tangan dingin Emil, Desa Bantaragung segera memasuki fase perkembangan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. “Setelah ini kita akan promosikan Majalengka habis-habisan. Karena banyak objek wisatanya yang luar biasa, di pegunungan, air dan lain sebagainya,” Tandas Emil. (ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *