Imron Serap Aspirasi lewat Jumat Keliling

oleh -16 views
TINJAU: Plt Bupati Cirebon, Drs H Imron Rosyadi MAg berkunjung ke Balai Desa Lebakmekar, kemarin. Untuk menyerap aspirasi dan mengetahui perkembangan, Imron akan turun setiap Jumat ke daerah-daerah. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
TINJAU: Plt Bupati Cirebon, Drs H Imron Rosyadi MAg berkunjung ke Balai Desa Lebakmekar, kemarin. Untuk menyerap aspirasi dan mengetahui perkembangan, Imron akan turun setiap Jumat ke daerah-daerah. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON – Plt Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi MAg akan langsung turun ke lapangan. Dia akan menyerap langsung aspirasi masyarakat dalam membangun Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut disampaikan Kuwu Lebak Mekar, Alek Setiawan saat ditemui Radar Cirebon, (30/6). Menurut Alek, hal tersebut disampaikan Imron ketika berkunjung ke Desa Lebak Mekar beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, Imron mengajak seluruh kuwu-kuwu yang ada di Kabupaten untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon.

“Plt Bupati punya beberapa terobosan untuk membangun Cirebon. Beliau ingin membangun Kabupaten Cirebon dari desa, termasuk siap menerima masukan-masukan dari masyarakat dan kuwu-kuwu,” ujarnya.

Salah satu caranya menurut Alek, Plt Bupati akan terjun langsung lewat agenda Jumat Keliling (Jumling). Teknisnya nanti menurut Alek, Plt Bupati setiap Jumat akan keliling ke setiap kecamatan dan akan Salat Jumat di masjid desa-desa terdekat.

“Nanti setiap Jumat itu kuwu-kuwu di kecamatan yang dituju ikut Jumatan di situ. Selesai salat, Plt bakal buka dialog dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi langsung, untuk selanjutnya menentukan kebijakan pemkab,” imbuhnya.

Dalam Jumling tersebut, Imron juga bakal mengajak kepala dinas dan instansi terkait dengan harapan bisa langsung memberikan solusi dari apa yang disampaikan masyarakat.

“Tentu program ini akan saya dukung. Ini terobosan yang bagus untuk kemajuan Kabupaten Cirebon. Menyelesaikan masalah langsung dengan turun langsung,” jelasnya.

Sementara itu, aktivis Cirebon Timur, Adang Juhandi menyebut masih menunggu perbaikan yang dilakukan Plt Bupati pasca kasus OTT yang menjerat Bupati Sunjaya.

“Masyarakat masih menunggu perbaikan yang dilakukan Plt Bupati Cirebon. Saya melihat saat ini belum terlaksana (perbaikan, red). Lihat saja beberapa saksi dan pihak-pihak (ASN) yang terkait Sunjaya masih bercokol di pemerintahan,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *