Tanggul Cimanuk Kembali Ambles

oleh -13 views
tanggul-cimanuk-ambles
KEMBALI AMBLES: Warga Blok Rengaspayung Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu masih berjaga di Tanggul Cimanuk yang ambles setelah diuruk. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Tanggul Sungai Cimanuk di Blok Rengaspayung, Desa/ Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, kembali ambles, Minggu (21/7). Tanah tanggul yang baru selesai diuruk seminggu lalu kini kondisinya terus mengalami penurunan.

Ketua RT 05, Tambrin mengatakan, masih labilnya tanah tanggul Sungai Cimanuk membuat sejumlah warga yang tinggal dekat tanggul kembali cemas. “Tanah tanggul kembali bergerak mengalami penurunan. Kondisi ini membuat warga yang tadinya sudah senang kembali khawatir,” ujarnya.

Menurut Tambrin, retakan tanah terjadi imbas dari tanah tanggul yang masih terus bergerak ke bawah dengan cepat. “Dalam hitungan hari semakin dalam,” tandasnya.

Pergerakan tanah tanggul yang cepat, katanya, membuat tanah urukan yang sebelumnya rata, kini kondisinya kembali ambles dengan kedalaman mencapai 1 meter. “Karena khawatir, pemdes dan warga kembali berjaga. Warga sangat berharap ada perbaikan lanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdes Kertasemaya Widy Santosa mengatakan, pemerintah desa terus melakukan upaya untuk dapat perbaikan tanggul agar kembali aman.

Diakuinya, pengurugan tanggul sebelumnya yang dilakukan DPUPR Kabupaten Indramayu masih butuh perbaikan lebih lanjut, pasalnya perbaikan pengurugakan hanya sebatas penanangan sementara untuk mengetahui kondisi tanah tanggul apakah masih bergerak atau tidak.

“Ternyata setelah didolken dan diurug tanah masih bergerak turun, sekarang sudah sangat jelas penurunan tanggul mencapai 1 meter, dan bisa lebih dalam lagi,” ujar Widy.

Menurutnya, pemerintah desa tidak tinggal diam, masih terus menjalin koordinasi dengan BBWS, Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Indramayu. “Kita lagi nunggu tindakan dari BBWS saja bagaimana, pemdes bersama lintas sektor masih berupaya untuk mengatasi tanggul ambles ini,” ujarnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *