Begini Modus Baru Para PKL di Jl Sudarsono saat Ada Razia Satpol PP

oleh -22 views
Petugas Satpol PP mendapat PKL di Jl Sudarsono yang kedapatan berjualan di trotoar, Kamis (25/7). FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Petugas Satpol PP mendapat PKL di Jl Sudarsono yang kedapatan berjualan di trotoar, Kamis (25/7). FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON–Operasi yustisi pedagang kaki lima (PKL) Jl Sudarsono kembali dilakasnakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tapi, kegiatan penertiban dengan penerapan sanksi ini tidak berjalan efektif. Sejak pagi pedagang kaki lima ternyata sudah bersiap diri.

Diduga info mengenai yustisi PKL di Jalan Sudarsono itu sudah terhembus sampai ke telinga PKL. Pukul 08.00, sejumlah pedagang mulai berlarian mencari tempat untuk sembunyi. Petugas Satpol PP hanya menemukan sejumlah kursi dan meja yang disembunyikan pedagang di selokan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum, dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Cirebon Suweka mengatakan, petugas sudah lebih dari lima kali menegur PKL di Jl Sudarsono. Namun berdasarkan informasi, sejumlah pedagang masih bersikeras untuk tetap mencari-cari waktu berjualan di sana. “Hari ini kami melakukan yustisi untuk memberikan efek jera. Kami amankan barang buktinya, fotokopi KTP pedagang kemudian kami BAP. Setelah BAP kita proses ajukan ke pengadilan,” tuturnya.

Soal adanya kebocoran informasi, Suweka membantah hal tersebut. Buktinya, pedagang yang tertangkap tangan adalah muka lama dan kerap terkena razia. Hanya saja kali ini PKL lebih siap mengantisipasi. Kebanyakan PKL sudah memasang roda di gerobaknya. Sehingga ketika ada petugas, mereka bisa cepat-cepat pergi. Mereka juga beralasan pedagang keliling dan hanya singgah.

Disinggung soal Selter Pujabon yang kini hanya dihuni tak lebih dari setengah pedagang, Suweka belum mendata apakah sebagian PKL di dalam selter tersebut telah kembali ke jalanan atau tidak. (myg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *