Jamaah Laksanakan Haji Tamattu, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air 7 September

oleh -15 views
ilustrasi

CIREBON-Sudah empat hari ini jamaah haji asal kota Cirebon berada di tanah suci. Sejak dilepas pada Minggu (28/7) lalu di Markas Korem  063 Sunan Gunung Jati (SGJ) ke Embarkasi Bekasi.

Selama di Embarkasi jamaah haji menjalani beberapa rangkaian agenda seperti serah terima jamaah, pembagian gelang kesehatan dan juga gelang identitas. Lalu  menginap dan paginya menjalani pengecekan dokumen imigrasi di Bea cukai hingga berangkat dari Bandara Soekarno Hatta.

“Dari bandara itu sekitar jam 9 atau jam 10 terbang dan menurut laporan, jam 17.45 waktu Arab Saudi baru sampai di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah,” tutur Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Cirebon H Jajang Badruzaman.

Setelah itu, mereka langsung mengenakan kain ihram dan beranjak ke Kota Mekkah. Dikatakan Jajang, Jamaah haji asal kota Cirebon semuanya mengambil haji tamattu. Di mana, jamaah haji melakukan ibadah umrah terlebih dahulu sebelum melaksanakan prosesi ibadah haji. Umrah wajib itu langsung dilaksanakan usai beranjak ke Mekkah. Setelah melakukan umrah wajib, jamaah haji kemudian beristirahan di pemondokan masing-masing.

“Kalau sudah selesai umrah berarti sudah haji, haji tamattu. Setelah itu sudah bebas ganti pakaian.  dan nantinya disesuaikan dengan kegiatannya masing-masing. yang sakit istirahat atau yang capek istirahat. Atau bisa juga menjalani umroh sunnah, city tour, ziarah atau ibadah rutin 5 waktu di Masjidil Haram sambil menunggu nanti tanggal 8 Dzulhijjah,” lanjutnya.

Pada tanggal 8 Dzulhijjah atau 9 Agustus, jamaah haji bersiap-siap diberangkatkan Mina. Biasanya dimulai jam 10 siang.  Besoknya, tanggal 9 Dzulhijah atau 10 Agustus adalah kegiatan yang menjadi puncak Ibadah Haji, yakni Wukuf di Arafah sampai Maghrib. Setelah menjalani Wukuf di Arafah, jamaah haji kemudian diberangkatkan ke Muzdalifah untuk mengambil batu kerikil.

Pada tanggal 10 Dzulhijjah atau 11 Agustus yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, jamaah melaksanakan penyembelihan hewan qurban untuk membayar dam. Memotong rambut (tahallul) dan Tawaf Ifadah.

Setelah itu besoknya para jamaah haji menjalani lempar jumrah di aqabah. Lalu  balik lagi ke tanggal 11-12-13 Dzulhijjah melakukan jumrah ula wustho dan aqobah 1 kali. Masing masing jumlahnya 7 kali lemparan.  Setelah itu akan diangkut lagi ke hotel. “Setelah semua rangkaian haji selesai, kesananya tidak ada lagi rangkaian wajib. Ya sudah udah selesai,” kata Jajang menambahkan.

Rombongan Jamaah Haji asal Kota Cirebon yang jumlahnya 341, terdiri dari 335 Jamaah Haji dan 6 orang pendamping kemudian bisa melakukan berbagai kegiatan di mekah hingga tanggal 29 agustus mendatang.

Setelah itu barulah jamaah haji asal Kota Cirebon akan beranjak ke Kota Madinah untuk melakukan banyak hal. Seperti mengunjungi tempat tempat bersejarah hingga beribadah di Masjid Nabawi. “Insya Allah untuk 9 hari terakhir di tanah suci, calon jamaah haji asal kota Cirebon ini beranjak ke Madinah untuk kemudian pulang ke tanah air dari Madinah,” pungkasnya. (awr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *