Geger Virus Corona, Jualan Masker Laris Manis

oleh -35 views
virus-corona-masker-laris-manis
Warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Sejak ramai virus corona, permintaan masker terus meningkat. FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Geger virus corona, banyak pihak yang melakukan antisipasi. Salah satunya dengan menggunakan masker. Karenanya, penjualan masker di sejumlah Apotek di Kota Cirebon meningkat. Ketersediannya pun mulai menipis. Padahal sejauh ini di Indonesia tidak ada yang terpapar virus bernama resmi COVID-19.

Apotek Kimia Farma 493 Jl Kesambi atau yang lokasinya tepat berada di seberang RSD Gunung Jati, stok masker mulai menipis. Rabu (12/2) hanya tinggal 1 karton (144 lembar). Bagian penjualan Apotek, Meli mengatakan, sudah 3 pekan terakhir permintaan masker meningkat. Atau sejak geger virus corona, terlebih ketika terdengar ada salah satu pasien suspect corona dirawat di rumah sakit yang ada di Cirebon. “Sebelum geger corona mah permintaan biasa saja, tidak terlalu banyak,” kata Meli, kepada Radar Cirebon.

Apotek ini juga bisa memenuhi permintaan masker dari pihak RSD Gunung Jati. Meli menuturkan, stok masker yang biasa di ambilnya dari distributor sudah habis. Permintaan pun lebih banyak mereka yang membeli dalam jumlah besar. Meli mengaku tidak mengetahui sampai kapan kelangkaan tersebut. “Dari pada eceran, banyak yang beli kartonan atau jumlah banyak. Cuman untuk saat ini barangnya sudah tidak ada lagi,” tuturnya.

Sama halnya dialami Apotek Kita Farma yang berlokasi di Jl Perjuangan. Tenaga Medis Apotek Kita Farma, Dewi mengatakan, di Apoteknya sudah tidak lagi memiliki ketersediaan masker. Banyaknya peminat dalam jumlah besar, lagi-lagi menjadi alasan. Akibatnya, harga pembelian dari distributor mengalami kenaikan.

“Kosong sejak awal bulan, harganya pun dari distributor naik. Sudah order sekarang. Sudah 2 kali order nggak dapat,” ungkapnya.

Dewi tidak mengetahui alasan pasti mengapa masker menjadi langka. Namun ia menduga, virus corona menjadi penyebab permintaan masker meningkat sehingga menimbulkan kelangkaan. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *