ICSB Dukung Mahasiswa KKN STAIMA Cirebon, Pamerkan Produk UMKM di Workshop Kewirausahaan

oleh -108 views
Workshop-Kewirausahaan-KKN-Mahasiswa-STAIMA
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'had Aly (STAIMA) Cirebon menggelar workshop kewirausahaan di Balai Desa Kedongdong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Senin (10/2). Selain workshop, mahasiswa juga menggelar bazar produk-produk UMKM yang didukung ICSB Kabupaten Cirebon. Foto: Istimewa

CIREBON – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’had Aly (STAIMA) Cirebon menggelar workshop kewirausahaan di Balai Desa Kedongdong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Senin (10/2). Kegiatan itu merupakan lokakarya dari kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa STAIMA.

Implementasi Teknologi 4.0 dalam Pengembangan Usaha UMKM menjadi tema workshop KKN mahasiswa STAIMA. Selain workshop, mahasiswa juga menggelar bazar produk-produk UMKM.

Beberapa produk UMKM hasil karya warga yang dijajakkan berupa makanan ringan jalabia, rempeyek, dan kerajinan gerabah. Ada juga produk siswa SMK Susukan berupa telor asin.

Para perajin UMKM merupakan warga yang tergabung dalam kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kedongdong. Para perajin juga merupakan kelompok binaan ICSB (International Councill for Small Bussines) atau Dewan UMKM Kabupaten Cirebon.

Workshop kewirausahaan yang diinisasi mahasiswa KKN STAIMA Cirebon tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan ICSB. Acara workshop berlangsung sukses karena disambut antusias warga.

Ketua ICSB Kabupaten Cirebon, Hamzah Fansuri, yang juga menjadi salah satu pemateri workshop, mengatakan, workshop kewirausahaan yang diselenggarakan mahasiswa patut diacungkan jempol. Selebihnya, penelitian dan observasi mahasiswa harus didukung penuh, baik pemerintah desa, pemerintah kecamatan, maupun pemerintah daerah.

Karena menurutnya penting bagi pembelajaran mahasiswa maupun masyarakat. Sehingga KKN mahasiwa berdampak positif bagi masyarakat, terutama kemampuan berwirausaha.

“Alhmdulillah pemerintah sangat merespons output dari kegiatan workshop. Bahwa para pelaku UMKM bisa mengajukan kegiatan melalui musrenbang (musyawarah rencana pembanguan) kecamatan yang dimotori pemerintah desa serta pelaku UMKM sendiri yang tergabung dalam ICSB,” tutur Hamzah.

Untuk diketahui, KKN mahasiswa STAIMA berlangsung sejak 13 Januari hingga 17 Februari yang tersebar di beberapa desa, Kecamatan Susukan. Salah satunya di Desa Kedongdong.

Workshop mahasiswa KKN di Desa Kedongdong didukung pemerintah desa maupun kecamatan. Hadir dalam kesempatan itu, Kuwu Desa Kedongdong, Tarman Setiawan, Camat Susukan, Abdul Azid, dan dosen pembimbing, Cory Vidiati. Sementara pembicara workshop ada Ketua ICSB Kabupaten Cirebon Hamzah Fansuri dan Sokid dari akademisi. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *