Polisi Tembak Pembobol Rumah Warga Klayan

oleh -1.239 views
BORGOL-Polisi-Tembak-Pembobol-Rumah-Warga
Ilustrasi.

CIREBON – Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di rumah Ferly Safira, Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, akhirnya tertangkap. Pelakunya berinisial WP.

Pria asal Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, itu terpaksa harus didor Satuan Reskrim Polres Cirebon Kota. Karena tersangka melawan petugas saat ditangkap.

“Pelaku baru kita amankan satu mingguan. WP ini, melakukan aksinya sekitar pukul 01.00 saat korbannya sedang tidur,” papar Kapolres Cirebon AKBP Roland Ronaldy.

Di depan polisi, pelaku terus berkilah dan mengaku hanya melakukan satu kali dan hanya mengambil rokok dan handphone milik korban. Padahal, saat kejadian itu, korban juga kehilangan motor dan TV.

“Memang ada motor dan ada TV, tapi gak saya ambil. Saya hanya mengambil handphone sama rokok.  Satu kali itu saja,” kelitnya.

Seperti diberitakan sebelumnya di Radar Cirebon, Senin (3/2) dini hari sekitar pukul 03.00, Kadija (75) berteriak membangunkan anak dan cucunya. Dia menanyakan sepeda motor Honda Beat nopol E 4132 CG yang disimpan di ruang tengah sudah lenyap. Kondisi lampu menyala dengan pintu depan terbuka lebar.

Sontak, satu keluarga itu bangun. Munah (60) dan Verli Safira (23) juga tersentak. Selain motor, TV Panasonic 32 inch, dan dua handphone juga ikut raib. Munah berlari ke warung yang berada di depan rumahnya. Ternyata, rokok sebanyak 40 bungkus dari berbagai merek juga hilang  digondol maling.

“Yang mengetahui pertama ibu saya. Saat beliau mau salat tahajud, melihat motor sudah gak ada dan pintu depan terbuka. Saat itu, kami langsung laporan ke RT dan RW. Katanya langsung ke polsek saja,” kata Munah kepada Radar Cirebon di kantor Polsek Gunungjati usai melaporkan kejadian tersebut, Senin (3/2).

Pagi harinya, sekitar pukul 07.00, unit Reskrim Polsek Gunungjati mendatangi rumah Munah di Gang Soleh, RT 11 RW 03, Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati untuk melakukan olah TKP. “Polisi sudah ke sini.  Saya juga sudah laporan. Kalau total kerugian materil sekitar Rp25 juta,” sambung Verli Safira.

Di lokasi kejadian, Verli menunjukkan bekas congkelan yang dilakukan oleh pelaku. Diduga masuk melalui pintu samping rumah, yang biasa dikunci dengan kunci kayu. Menurut Verli, pintu samping rumahnya itu menganga sedikit, sehingga kunci kayu tersebut bisa terbuka bila didorong ke atas menggunakan benda pipih panjang.

“Di depan pintu ini ada sendok, diduga pelaku menggunakan sendok untuk mendorong kunci kayu ke atas, sehingga pintu dapat terbuka,” katanya.

Setelah berhasil membuka pintu, pelaku dengan santainya menyalakan lampu dan leluasa mengambil  barang berharga. Pelaku masuk ke kamar Verli mengambil kunci kontak motor serta mengambil handphone merek Coolpad yang disimpan di bawah bantal tempat tidur. Pelaku juga masuk ke dalam kamar Munah untuk memgambil handphone merek Xiaomi.

Setelah berhasil, pelaku kemudian ke warung dan mengambil semua rokok yang ada di warung. Setelah itu, pelaku mendorong motor milik korban dan membawa TV lalu. “Kunci kontak motor juga hilang dibawa. Dompet saya juga diacak-acak, diduga pelaku nyari STNK motor. Tapi, tidak ketemu,” katanya.

Menurut Verli, pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 02.00. Pasalnya, dirinya saat pukul 01.00 belum tidur. Kata Verli, pelaku diduga bukan orang jauh. “Bukan orang jauh, karena dia tahu seluk beluknya rumah ini, naruh kunci dimna juga tahu,” katanya.

Diketahui, sekitar 3 minggu yang lalu. Tetangga korban juga mengalami hal yang serupa, dibobol saat dini hari. “Tetangga minggu lalu dibobol, kehilangan 3 unit handphone. Tapi,  dia waktu subuh dibobolnya,” imbunya. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *