Indonesia Dukung Penuh Perjuangan Palestina

oleh -19 views
FOTO ILUSTRASI BENDERA PALESTINA

NEW YORK – Dalam forum Dewan Keamanan (DK) PBB di Markas Besar PBB, New York, Selasa (11/2/) waktu setempat, Indonesia menyatakan sikap dukungan penuh terhadap Palestina soal perdamaian Timur Tengah.

Duta Besar RI untuk PBB Dian Triansyah Djani mengatakan, solidaritas pemerintah dan bangsa Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina kepada Presiden Mahmoud Abbas.

“Perkenankan saya menyampaikan kembali solidaritas dan dukungan penuh pemerintah dan bangsa Indonesia terhadap perjuangan Palestina”, kata Djani kepada Abbas, seperti dikutip dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Rabu (12/2).

Pada kesempatan itu Djani juga mengingatkan kembali peran PBB, terutama DK, untuk melakukan hal yang benar dan adil bagi rakyat Palestina.

Dia menegaskan, posisi Indonesia jelas dan konsisten dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina, sebagaimana diamantkan dalam konstitusi. Sesuai dengan UUD 1945, Indonesia akan meneruskan upaya diplomasi di PBB guna mendorong terpenuhinya hak-hak bangsa Palestina.

Indonesia, lanjut dia, konsisten dalam penyelesaian masalah Israel-Palestina melalui soulusi dua negara serta mengecam tindakan Israel yang terus mencaplok wilayah Palestina, langkah yang akan berdampak buruk dalam mencapai perdamaian.

Djani juga menekankan perlunya memulai kembali dialog dan negosiasi multilateral yang kredibel oleh pihak-pihak terkait, seraya menggarisbawahi bahwa apa pun solusi praktis dalam hal ini tidak boleh bertentangan dengan hukum internasional.

Indonesia juga mengingatkan bahwa DK PBB berutang kepada rakyat Palestina untuk menemukan solusi berkelanjutan atas situasi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan.

Sementara itu Indonesia dan Tunisia berhasil mendorong pertemuan khusus DK PBB untuk mendengarkan langsung pernyataan Presiden Mahmoud Abbas pascapengumuman rencana perdamaian Timur Tengah yang disampaikan Trump pada 28 Januari 2020.

“Kami meminta pertemuan ini karena perkembangan terkini di kawasan Timur Tengah, yang dapat menimbukan keprihatinan banyak pihak, dan memengaruhi stabilitas kawasan serta belahan dunia lainnyam,” ujar Djani.

Langkah Indonesia dan Tunisia ini merupakan pelaksanaan keputusan pertemuan tingkat Menteri Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pekan lalu. Liga Arab dan OKI menolak rencana perdamaian Trump.

Selain Presiden Palestina, hadir pula dalam pertemuan tersebut Sekjen PBB Antonio Guterres dan Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit.

Pada kesempatan itu Guterres menegaskan posisi PBB mengenai konflik Israel-Palestina yang berdasarkan solusi dua negara sesuai dengan berbagai resolusi DK dan Majelis Umum PBB. (der/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *