Sudah Diajukan, Belum Ada Realisasi Pembangunan Tanggul di Suranenggala

oleh -37 views
BUTUH TANGGUL: Tanpa tanggul air mudah masuk ke permukiman warga. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON

CIREBON- Belum ada realisasi apapun dari pembangunan tanggul permanen di Blok Pagertoya Desa Suranenggala Kidul. Padahal pengajuan pembuatan tanggul permanen sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 lalu. Sehingga, membuat kecewa Camat Suranenggala, Indra Fitriani.

Kepada Radar Cirebon, Fitri mengatakan, pengajuan pembangunan tanggul Sungai Pagertoya sudah dilakukan sejak lama. Namun, hingga sekarang belum ada realisasi apapun. “Lihat sungai masih tanpa tanggul sama sekali. Artinya, memang belum ada realisasi dari yang kami ajukan,” tuturnya, kemarin.

Padahal menurut Fitri, sangat vital sekali pembangunan tanggul di Blok Pagertoya tersebut. “Sungai sebesar itu masa tidak ada tanggul sama sekali? Sungai langsung berhadapan dengan pemukiman warga. Sehingga ketika air sedikit meluap, sudah langsung terkena perumahan warga,” ungkapnya.

Fitri mengungkapkan, Blok Pagertoya sudah menjadi langganan banjir setiap tahun. Hujan sebentar saja, begitu air meluap sedikit sudah masuk ke rumah warga. Sehingga sangat butuh adanya tanggul permanen untuk antisipasi banjir.

Apalagi, bentuk dataran Blok Pagertoya tersebut cekungan. Sehingga sangat memudahkan air untuk bisa mencapai daratan ataupun perumahan warga. “Bentuknya itu cekungan, sehingga kalau banjir ya sulit. Harus disedot airnya pakai pompa. Karena surutnya lama dan butuh disedot gitu,” ungkapnya.

Terlebih lagi, di Blok Pagertoya banyak sekali area persawahan. Pihaknya berharap agar BBWSCC bisa segera menindaklanjuti pengajuan pembangunan tanggul permanen. “Mudah-mudahan bisa didengar oleh BBWS. Kalau memang di sini sangat membutuhkan tanggul untuk mencegah air sungai meluap yang sebabkan banjir,” ungkapnya.

Saat ini, warga dengan bergotong royong membuat tanggul darurat. Dan itu tanggul darurat dibuat setiap tahun oleh warga dengan gotong royong. Untuk bisa setidaknya air tidak masuk ke pemukiman.  (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *