Edo Dorong Kader IPNU Jadi Pengusaha

oleh -39 views
JADI PENGUSAHA: Wakil Bupati HM Ridho Suganda SH MSi mendorong kader-kader muda IPNU-IPPNU di Kabupaten Kuningan agar menjadi pengusaha. FOTO: Agus Panther/Radar Kuningan

KUNINGAN– Wakil Bupati HM Ridho Suganda SH MSi mendorong kader-kader muda IPNU-IPPNU di Kabupaten Kuningan menjadi pengusaha. Hal ini disampaikan Wabup Edo, sapaan akrabnya, saat membuka kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) IPNU-IPPNU di Ponpes Al Barokah Desa Cieurih Cidahu Kuningan, Sabtu (15/2).

“Orang yang memahami ilmu teknologi adalah orang yang memiliki peluang yang lebih tinggi, dan akan lebih unggul. Jangan sampai anak santri ketinggalan zaman. Jangan gaptek. Anak santri harus mempunyai kegiatan misal ekonomi mikro yang pemasarannya bisa melalui internet,” kata Wabup Edo saat memberi sambutan.

Oleh sebab itu, wabup mengarahkan, agar semua kader IPNU-IPPNU untuk berpikir besar misalnya menjadi seorang pengusaha. Jika menjadi pengusaha hebat, maka dapat menciptakan pekerjaan untuk banyak orang. “Berpikiranlah menjadi seorang pengusaha, negara ini membutuhkan pengusaha yang kuat dan hebat. Ketika kita jadi pengusaha hebat maka lapangan pekerjaan akan terbuka luas,” ujarnya.

Nahdlatul Ulama tidak kekurangan kader-kader muda potensial. Sebagai penerus bangsa dan tonggak pembangunan, maka ke depan harus menjadi seseorang yang bermanfaat bagi sesama. “Marilah bersama mengikuti kegiatan ini dengan baik, nikmatilah jadi seorang pelajar, karena menjadi pelajar itu masih banyak yang bisa kita tiru. Kalau salah wajar kemudian ketika ada keinginan gak bisa ya wajar, karena masih belajar. Jadi nikmati dan gali terus ilmu dari Pak Kyai, seorang guru itu tidak mungkin memberikan ilmu jika kita tidak menggalinya, jadi jangan pernah bosan untuk bertanya,” bebernya.

Dirinya berharap, para santri harus kompak dalam berorganisasi demi kemajuan IPNU-IPPNU. Bahkan Ia mewanti-wanti, agar santriwan dan santriwati menjauhi narkoba. “Jangan sampai terjebak atau tertipu dengan orang-orang yang mengajak kita ke jurang bahaya. Kemudian masalah bahaya hoax, hoax ada dimana-mana, kita harus bisa menyaring informasi yang kita dapat, jangan telan mentah-mentah informasi menyesatkan, sebab hoax itu sangat sangat berbahaya,” tegasnya.

Terakhir, wabup meminta agar peserta Makesta dapat mengikuti hingga akhir kegiatan dengan tertib. Ikuti secara fokus dan serius agar dapat menyerap ilmu dengan baik. “Selamat mengikuti kegiatan Makesta, semoga setelah mengikuti acara makesta bisa mendapatkan manfaat yang banyak. Kemudian dapat membuat para santri menjadi santri hebat,” pungkasnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *