Alhamdulillah, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Mulai Mereda di Kota Cirebon

oleh -514 views
Cirebon-hujan-lebat-waspada-banjir
Kota Cirebon diguyur hujan deras. Foto: Yuda Sanjaya/Radar Cirebon

CIREBON – Intensitas hujan deras disertai angin kencang di Kota Cirebon dan sekitarnya saat ini sudah mulai mereda. Tapi langit masih tampak gelap karena masih mendung.

Sejauh ini, belum ada laporan dampak banjir signifikan dari petugas terkait. Kecuali pohon tumbang di Jalan Siliwangi Kota Cirebon dari laporan warga. Saat ini genangan air di sejumlah ruas jalan dan permukiman warga juga mulai menyusut.

Seperti diberitakan sebelumnya, cuaca hujan angin deras disertai angin kencang dan petir kembali melanda Kota Cirebon dan sekitarnya, Senin (17/2) sore. Kondisi jalanan tampak gelap karena hujan angin.

Air hujan pun mulai menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman warga di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya. Di antaranya di permukiman sekitar Guwa Sunyaragi Kota Cirebon. Kemudian Jalan Tuparev Kabupaten Cirebon.

Warga melaporkan ke redaksi, pohon tumbang di Jalan Siliwangi Kota Cirebon. Tapi tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.

Akibat hujan deras disertai angin, lalu lintas kendaraan tampak hati-hati. Karena jalan mulai tergenang banjir dan pandangan tampak gelap.

Sementara itu, sebanyak sembilan desa di tiga kecamatan wilayah timur Kabupaten Cirebon, terendam banjir, Minggu (16/2) malam. Penyebabnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi di seluruh kecamatan wilayah timur Kabupaten Cirebon.

Hujan yang berlangsung lama, mengakibatkan meluapnya sungai Cisanggarung. Luapan air diperparah dengan kiriman air dari hulu Kuningan. Sehingga, luapan air sungai pun menggenangi area permukiman warga.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, banjir terjadi di sembilan desa tiga kecamatan. Lokasi yang terdampak banjir berada di Kecamatan Ciledug
di Desa Ciledug Wetan, Desa Ciledug Lor, Desa Ciledug Kulon, Desa Jatiseeng Kidul.

Kemudian di Kecamatan Pasaleman
di Desa Cilengkrang Induk, Desa Tanjung Anom, Desa Tonjong, Desa Pasaleman. Berikutnya Kecamatan Pabedilan di Desa Babakan Losari Lor.

BPBD merinci, di Kecamatan Ciledug, sebanyak 90 rumah warga terendam banjir. Kemudian di Kecamatan Pasaleman sebanyak 360 rumah warga dan 1 musala terendam banjir.

Di Kecamatan Pasaleman, Desa Cilengkrang Induk paling parah terendam banjir. Sebanyak 330 rumah warga terendam banjir.

Berikutnya di Kecamatan Pabedilan, BPBD merilis sebanyak 700 rumah warga Desa Babakan Losari Lor terendam banjir. Berdasarkan data BPBD, di antara wilayah yang terendam banjir hujan semalam, Desa Babakan Losari Lor paling parah.

Total rumah warga yang terdampaj banjir di tiga kecamatan sebanyak 1.060 unit dan satu rumah ibadah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Namun sebagian warga harus diungsikan terkait kesehatan.

Terkait penanganan, BPBD Kabupaten Cirebon melakukan assessment ke lokasi kejadian. BPBD Kabupaten Cirebon juga melakukan evakuasi terhadap korban terdampak. Saat ini warga yang terdampak banjir membutuhkan alat kebersihan, air bersih, makanan, obat-obatan dan pampers.

Ketinggian air saat ini diaporkan sekitar 50-60 centimeter. Banjir belum juga surut karena disertai rob.

“Sebagian warga sekarang sudah kembali ke rumah. Tapi yang di Babakan Losari surut agak lama, karena ada rob,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Eman Sulaeman, kepada Radar Cirebon. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *