Terbaru: Siswa SMPN 1 Turi yang Tewas Terseret Arus Sungai Sempor Baru 6 Bukan 8

oleh -114 views
KORBAN-SUNGAI-SEMPOR
Petugas mengevakuasi siswa SMPN 1 Turi yang menjadi korban terseret arus Sungai Sempor di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kanupaten Sleman, Jumat (21/2). Foto: Istimewa

SLEMAN – Data terbaru korban tewas terseret arus Sungai Sempor Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, bukan 8 siswa, melainkan 6 siswa. Hal tersebut berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPBD DIY) lewat akun resmi twitternya, Jumat (21/2) pukul 23.40 WIB.

Berdasarkan data BPBD DIY total korban total siswa yang ikut kegiatan susur Sungai Sempor berjumlah 249. Jumlah tersebut terdiri dari kelas 7 sebanyak 124 siswa dan kelas 8 sebanyak 125 siswa.

Dari total siswa tersebut, BPBD menyebutkan korban yang sudah terkonfirmasi semuanya 245 siswa. Sebanyak 6 siswa di antaranya meninggal dan 5 lainnya mengalami luka-luka. Sementara 4 dari 249 siswa lainnya, belum terkonfirmasi.

Sebelumnya, radarcirebon.com menyebutkan, data terbaru korban tewas terseret arus Sungai Sempor Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kanupaten Sleman, bertmbah menjadi 8 siswa, Jumat (21/2). Korban tereseret arus saat melakukan kegiatan susur Sungai Sempor.

Sementara korban selamat 148 Siswa dan 105 siswa lainnya masih dalam pencarian. Data tersebut berdasarkan laporan Tagana Yogyakarta per pukul 18.15 WIB.

Diberitakan juga sebelumnya, ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman yang terseret arus Sungai Sempor sedang mengikuti kegiatan Pramuka, Jumat (21/2). Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB, itu para siswa sedang kegiatan menyusuri sungai.

Saat kejadian kondisi sedang hujan dan arus Sungai Sempor sangat deras. Tapi saat para siswa turun menyusuri ke sungai kondisi belum hujan.

Sejauh ini sudah empat korban meninggal dunia akibat terseret arus. Korban yang baru diselamatkan sebanyak 146 siswa.

Sementara total yang ikut susur Sungai Sempor sekitar 257 siswa. Sampai saat ini petugas gabungan masih melakukan pencarian korban yang belum ditemukan.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB, itu para siswa tengah melakukan kegiatan susur Sungai Sempor di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan kegiatan Pramuka SMPN 1 Turi ini diikuti sekitar 257 siswa.

“Kegiatan yang dilakukan yakni susur Sungai Sempor, pada saat turun ke sungai di lokasi belum hujan, tetapi di hulu sudah hujan,” kata Makwan, dikutip dari Antara.

Saat ini petugas gabungan masih melakukan pencarian dan pendataan korban.

“Sedangkan tim SAR gabungan masih menyisir sepanjang aliran Sungai Sempor,” katanya lagi. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *