Dua Opsi Tangani Cekungan Bandung

oleh -39 views
Sekda-Jabar
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Setiawan Wangsaatmaja. Foto: Humas Pemdaprov Jabar

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar bakal mempersiapkan dua opsi organisasi untuk menangani wilayah Cekungan Bandung. Cekungan ini meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

Untuk opsi organisasi yang pertama, kata Setiawan, pihaknya akan mengkaji kembali kemungkinan dibentuknya sekretariat bersama.

“Substansinya adalah ada pelimpahan kewenangan-kewenangan yang dari kabupaten/kota kepada sekretariat bersama ini. Karena, Pak Gubernur (Ridwan Kamil) menginginkan organisasi ini bisa juga mempunyai fungsi sebagai eksekutor,” kata Setiawan di Gedung Sate, Kota Bandung, kemarin (24/2).

“Nanti kita akan buatkan dari Biro Organisasi dan Biro Hukum untuk melihat bahwa Peraturan Menteri Agraria (dan Tata Ruang/ATR) seperti apa drafnya. Dan kita akan coba konsultasi ke Menteri ATR, dilihat kalau bentuknya seperti ini akan seperti apa. Jadi ada dua alternatif,” tambahnya.

Setiawan mengatakan, organisasi yang nantinya menangani Cekungan Bandung akan fokus pada empat bidang. Yakni, air bersih, persampahan, transportasi, dan tata ruang. Dia mencontohkan bagaimana sumber air di Kabupaten Bandung  digunakan juga oleh Kota Cimahi dan Kota Bandung.

“Tujuan dari organisasi ini sebetulnya adalah bagaimana kita sinergi. Kita bisa lakukan dan terjadi efisiensi dari birokrasi,” katanya. “Harus ada kesepahaman di antara pemerintah kabupaten/kota, dan provinsi,” imbuhnya.

Menurut Setiawan, Pemda Provinsi Jabar akan segera berkonsultasi kepada Kementerian ATR terkait bentuk organisasi untuk menangani Cekungan Bandung.

“Karena gini, kalau seumpamanya ini badan, katakanlah struktural, artinya akan diisi SDM dari mana saja. Itu harus dipikirkan karena untuk yang mengisi dari struktur-struktur ini juga harus kita perhatikan segala macamnya. Jadi bukan hanya sekadar menyimpan (SDM) saja,” katanya.

Sedangkan, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar A Koswara mengatakan, pembentukan pengelolaan Cekungan Bandung sudah sangat mendesak. Sebab, persoalan yang ada di Cekungan Bandung harus ditangani bersama-sama karena lintas daerah. “Jadi, ini harus ditangani targetnya secepatnya. Kami akan konsultasi ke ATR,” katanya. (jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *