Maling Pecah Kaca Mobil di Masjid Kemantren Terekam CCTV, Menyerahlah!

oleh -638 views
terduga-pelaku-pecah-kaca-mobil-terekam-cctv
TERTANGKAP KAMERA: Tersangka pelaku pecah kaca mobil di Masjid Nur Aswitiyah terekam CCTV. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. FOTO: ANDRI WIGUNA/ RADAR CIREBON

CIREBON – Suasana di sekitar Masjid Nur Aswitiyah Kelurahan Kemantren, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, mendadak heboh usai pelaksanaan salat Duhur berjamaah. Pasalnya, salah satu jamaah masjid yang baru saja selesai melaksanakan salat, kaget mendapati bagian kaca mobil samping kanan dipecah kawanan maling.

Aksi penjahat yang dilakukan superkilat tersebut membuat korban harus menderita kerugian. Maling berhasil membawa kabur barang-barang milik korban yang disimpan di dalam tas yang ada di jok belakang mobil milik.

Menurut Humas Masjid Nur Aswitiyah, Jupri Hidayat kepada Radar, CCTV yang terpasang di sekitar masjid berhasil menangkap aksi pelaku. Bahkan hasil rekaman CCTV tersebut sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Kalau dari CCTV masjid jelas terlihat, pelakunya seorang diri. Ketika semua jamaah masuk untuk salat, dia terlihat mondar-mandir sambil menelepon seseorang. Yang tertangkap CCTV dia seorang diri,” ujar Jupri.

Jupri menjelaskan, setelah semua jamaah masuk untuk menjalankan salat Duhur berjamaah, pelaku tersebut masih terlihat mondar-mandir dan mulai mendekati mobil korban. Dalam waktu sekejap memecahkan kaca samping kanan dan mendorongnya hingga jebol.

“Kalau dari pengakuan korban sih yang hilang laptop dan dokumen-dokumen penting kayak buku tabungan dan lainnya. Ada berkas-berkas juga di dalam tasnya, karena korban ini pegawai BPR,” imbuhnya.

Pihak kepolisian pun menurut Jupri begitu menerima laporan langsung meluncur ke TKP. Polisi juga melakukan penyelidikan.

“Tapi memang sempat lama, karena tidak hanya kacanya yang pecah, ban belakang sebelah kanan juga rupanya bocor. Bannya kempes jadi diganti dulu. Saya tidak tahu apakah kempesnya ban tersebut dengan kejadian pecah kaca ini ada hubungannya atau tidak. Yang jelas kata korban dia baru keluar dari bank, mungkin disangkanya bawa uang banyak di tas,” paparnya (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *