Lupa Matikan Kompor, Rumah Andasah Terbakar

oleh -111 views
Kebakaran
CEPA T TANGGAP: Rumah milik Hj Andasah Udia yang terbakar dapat diatasi oleh petugas Damkar sehingga api tidak meluas

KUNINGAN – Rumah milik Hj Andasah Udia (70) di Lingkung Lamepayung, Kelurahan/Kecamatan Kuningan, terbakar, Rabu pagi (26/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Kebakaran diduga akibat pemilik rumah lupa mematikan kompor gas itu kerugiannya puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi dihimpun, kala itu salah seorang warga yang sedang melintas melihat ada kepulan asap keluar dari atap rumah Andasah. Seketika dia berteriak meminta pertolongan warga sekaligus menghubungi kantor Damkar Kuningan.

Beruntung, lokasi kebakaran tidak terlalu jauh dari kantor Damkar sehingga penanganan pun bisa cepat dilakukan. Satu regu pemadam yang tiba di lokasi dengan mengendarai mobil Damkar langsung beraksi berusaha memadamkan api. Dibantu warga sekitar, akhirnya api pun berhasil dipadamkan setengah jam kemudian. Satu ruangan kamar berikut perabotannya hangus terbakar.

“Beruntung warga cepat melaporkan kejadian kebakaran tersebut ditambah lokasinya yang terbilang dekat sehingga penanganan bisa cepat dilakukan dan api tidak meluas. Api hanya membakar salah satu ruangan dan perabot di dalamnya tak bisa diselamatkan, dengan kerugian materil sekitar Rp30 juta,” ungkap Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Mh Khadafi Mufti kepada Radar Kuningan .

Adapun penyebab kebakaran, Khadafi mengatakan, diduga akibat pemilik rumah lupa mematikan kompor gas. Atas kejadian ini, Khadafi pun mengimbau kepada masyarakat untuk menjadikan pelajaran musibah ini agar tidak kembali terjadi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala yang bisa berpotensi kebakaran semisal lupa mematikan kompor, kerusakan instalasi listrik dan lainnya. Kami juga mengajak kepada aparat pemerintah desa untuk ikut serta aktif menyediakan sistem proteksi kebakaran di lingkungan masing-masing seperti penyuluhan, pelatihan dan penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap dusun atau RT. Ini sebagai antisipasi dini sebelum terjadi kebakaran yang berisiko menyebabkan kerugian materil lebih besar bahkan jiwa,” imbau Khadafi. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *