Cegah Stunting, Bupati Bagikan 140 Ribu Telur

oleh -44 views
Stunting
PRIORITAS BUMIL DAN BALITA: Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd menyerahkan bantuan telur secara simbolik kepada penerima manfaat, di Pendopo Majalengka, Kamis (12/3). FOTO: ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd membagikan telur dari Coorporate Social Responbility (CSR) PT Malindo Tbk. Pemerintah daerah mendapatkan CSR sebanyak 140 ribu telur yang diprioritaskan untuk ibu hamil (bumil). Penyerahan dilakukan secara simbolik di Pendopo Majalengka, Kamis (12/3).

Bupati menjelaskan, prioritas ibu hamil berkesinambungan dengan pencegahan stunting di Kabupaten Majalengka yang jumlahnya masih sangat tinggi. “Kita prioritaskan untuk ibu hamil. Mengapa untuk ibu hamil, karena dalam rangka kita melakukan tindakan preventif terhadap kasus stunting. Di Majalengka ini terbesar nomor empat di Jabar,” kata bupati.

Bupati mengatakan, besarnya jumlah angka stunting di Majalengka diketahui terjadi di wilayah Kecamatan Leuwimunding. Oleh karenanya, dengan adanya sumbangsih ratusan ribu telur tersebut sedikit meringankan bagi ibu hamil dan balita.

“Ya paling tidak walaupun tidak akan sempurna diperoleh outputnya, tetapi dengan bantuan ini menunjukkan ada iktikad dan perhatian dari Pemkab Majalengka,” imbuhnya.

Sementara, untuk menindaklanuti program bantuan agar terus berkelanjutan, bupati akan menugaskan kepada dinas terkait untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan agar bisa berkontribusi positif untuk masyarakat Majalengka. Sehingga, ke depan bisa terus memberikan bantuan kepada rakyat.

“Saya akan menugaskan kembali Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan untuk terus melobi perusahaan-perusahaan yang bisa mengakses bantuan pangan kepada rakyat Majalengka,” kata mantan wakil bupati Majalengka dua peridoe ini.

Pemerintah Majalengka mengucapkan terima kasih kepada PT Malindo Tbk dan Grup yang telah memberikan 140 ribu butir telur secara gratis.

Adapun, pemberian bantuan telur tersebut selain bumil dan balita, diberikan juga kepada SLB, panti asuhan, sejumlah pesantren dan lembaga pemasyarakatan (LP). (ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *