Eksodus PDIP Resmi Masuk PKB

oleh -209 views
PKB
RESMI: H Suwarto usai resmi masuk menadi anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu, bersama Ketua DPC PKB Indramayu, Muhammad Sholihin. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Kejutan demi kejutan terus terjadi menjelang pelaksanaan Pilkada Indramayu 2020. Setelah mengundurkan diri dari pencalonan bakal calon bupati (bacabup) di PDI Perjuangan (PDIP), dan mundur dari keanggotaan partai tersebut, H Suwarto tiba-tiba datang ke kantor DPC PKB Kabupaten Indramayu, Jumat (13/3). Tentu bukan untuk mendaftar sebagai bacabup karena memang sudah tutup. Suwarto ternyata datang untuk mendaftar sebagai anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kedatangan bacabup yang berani mengumumkan Pakta Integritas tersebut ternyata cukup mengejutkan bagi Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu, Muhammad Sholihin S Sos I. Sholihin mengaku baru mendapat pemberitahuan mendadak terkait kedatangan Suwarto, yang merupakan pengusaha kapal sukses.

Suwarto mengatakan, keputusannya untuk bergabung dengan PKB sudah dipikirkan secara matang. “Setelah berembuk dan berdiskusi minta pendapat, saya satukan tekad wadah politik saya harus di PKB,” kata Suwarto di Kantor DPC PKB Indramayu, Jumat (13/3). 

Suwarto menegaskan, dirinya akan terus mendorong partai supaya lebih besar dan dikenal masyarakat. Meskipun jika nanti dirinya tak mendapatkan rekomendasi untuk maju menjadi calon bupati. “Apapun yang ditugaskan oleh partai, saya siap untuk kemajuan Indramayu,” ungkapnya.

Sholihin mengatakan, masuknya Suwarto menjadi amunisi baru dalam menghadapi pilkada nanti. Partai pun menerima dengan senang hati pendaftaran juragan kapal tersebut. “Pertama saya katakan ini tanda-tanda kalau PKB akan memimpin Indramayu,” kata Sholihin.

Sholihin juga menegaskan bahwa PKB sudah melakukan proses penjaringan bakal calon dan memunculkan empat nama. Yakni Muhammad Sholihin, H Juhadi Muhammad, H Rasta Wiguna, dan H Ali Wardhana. Meski demikian, tak menutup kemungkinan jika Suwarto masuk ke dalam bursa. Karena rekomendasi terkait pencalonan ditentukan oleh pengurus di pusat (DPP).

Terkait masuknya Suwarto yang merupakan mantan bacabup PDIP, kata dia, tak akan memengaruhi kesolidan koalisi perubahan. Koalisi tersebut digalang oleh enam partai yaitu PDIP, PKB, Demokrat, Nasdem, Hanura, PKS. PKB dan PDIP sama-sama mengantongi tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Indramayu. PKB kata Solihin, tetap mengincar kursi calon bupati.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suwarto merupakan bakal calon bupati PDIP yang tengah mengikuti penjaringan partai. Di tengah jalan, dia lebih memilih untuk keluar karena kecewa dengan transparansi yang ada di partai. Ketidakcocokan itulah yang membuatnya mundur dari penjaringan dan keanggotaan partai PDI Perjuangan. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *