POSITIF CORONA PEMILIK SAMPLE NOMOR 10

oleh -1.129 views
Kota-cirebon-pasien-positif-corona
Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH bersama jajaran pemkot dan RSDGJ mengumumkan status pasien positif corona, Sabtu (14/3/2020). Foto: Agus Rahmat/Radar Cirebon

CIREBON- Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH membeberkan satu pasien RSD Gunung Jati yang terkena virus Covid-19 itu teridentifikasi pemilik sample nomor 10.  Sample tersebut sebelumnya telah dikirimkan RSD Gunung Jati untuk diteliti tim Litbangkes Kementerian Kesehatan, di Jakarta.

Disebutkan walikota, sample yang dinyatakan positif Corona tersebut adalah sample lama yang diambil sekitar lima hari lalu. “Sebagai gambaran, yang positif itu adalah sample yang dikirimkan pertama. Kemudian setelah mengirimkan sample kan dilakukan pengobatan. Dari hasil pengobatan pasien yang positif Corona itu membaik. Sehingga, tidak menutup kemungkinan kondisi terkini pasien tersebut sudah membaik,”paparnya.

Terkait domisili pasien positif Corona, walikota dan pejabat RSD Gunung Jati tidak ada yang mau menjelaskan secara rinci karena menyangkut etik dan regulasi medis. Namun, sebagai informasi RSD Gunung Jati saat ini tengah merawat intensif lima orang pasien dengan sample nomor 10, 11, 12, 13, dan 14. Dari lima orang pasien tersebut, hanya pasien sample nomor 10 yang dinyatakan positif Corona.

Kelima lima pasien tersebut PDP, domisili asalnya macam-macam, karena RSD Gunung Jati sendiri merupakan rumah sakit rujukan penangangan pasien suspect dari wilayah Ciayumajakuning. “Yang positifnya adalah warga di salah satu daerah yang ada di wilayah Ciayumajakuning. Karena RSD Gunung Jati merupakan tempat rujukan dari wilayah Ciayumajakuning,” ujar walikota.

Sementara itu, Direktur RSD Gunung Jati dr Ismail menambahkan, saat ini lima orang pasien yang dirawat intensif semua dalam kondisi stabil, dan sudah mendapatkan penanganan sesuai protap panduan dari kemenkes.

“Tinggal menunggu hasil pemeriksaan berikutnya dari Litbangkes. Mudah-mudahan tidak ada hal lain. Pasien sudah membaik, tidak panas, tidak batuk, tidak sesak, tapi masih di ruang isolasi. Dari lima pasien tersebut, ada yang sudah lima hari ditangani intensif, ada yang tiga hari, dan ada juga baru masuk kemarin,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *