Mall Sepi, Terapkan Protokol Pencegahan

oleh -955 views
LENGANG: Suasana di pusat penjualan telepon selular di disebuah Mall, Pengunjung mall turun drastic pasca dikeluarkannya imbauan pemerintah agar masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah. FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Penyebaran virus corona dirasakan betul dampaknya. Masyarakat mengurangi intensitas aktivitas di luar rumah. Termasuk di pusat perbelanjaan. Sejumlah pusat keramaian, mulai menerapkan protokol pencegahan.

Store Manager Levis OLS di CSB Cirebon, Cici Suci Apriani mengatakan, penurunan jumlah pengunjung terasa sejak Sabtu (14/3) malam. Pasca pengumuman seorang warga Cirebon yang dinyatakan positif corona dan di rawat di RSD Gunung Jati. “Penurunan drastis, 50 persen,” kata Cici kepada Radar Cirebon, Senin (16/3).

Cici mengatakan, sepinya pengunjung tidak hanya dilihat dari pengunjung konter. Melainkan jumlah pengunjung di CSB Mall secara keseluruhan. Begitu juga ketika Minggu (15/1) kemarin. Saat akhir pekan sebelum-sebelumnya CSB selalu ramai. “Minggu kemarin mah sepi, padahal minggu-minggu sebelumnya selalu ramai,” bebernya.

Dilansir akun instagram @csbmall, pihak CSB melakukan protokol pencegahan virus corona dengan melakukan pengecekan suhu tubuh kepada pengunjung dan karyawan mall serta menyediakan hand sanitizer. Dalam akun tersebut tertulis, bahwa pencegahan sesuai dengan arahan protokol umum area publik.

Ketika di hubungi Radar Cirebon, manajemen CSB belum bisa membeberkan secara lebih rinci terkait protokol-protokol pencegahan yang dilakukan pihaknya.

Nampaknya, penurunan pengunjung juga dirasakan Bentani Hotel. Public Relations Bentani Hotel Cirebon, Sherly Putri menyampaikan, penurunan tamu hotel begitu terlihat pasca semakin bertambahnya pasien positif corona di Indonesia. Khususnya ketika dikabarkan ada pasien positif corona di Cirebon. “Sekitar 30 persen tamu hotel berkurang gara-gara virus corona,” katanya.

Untuk itu, Bentani Hotel melakukan upaya pencegahan. Salah satunya dengan melakukan pengecekan suhu badan kepada karyawan dan menyediakan hand sanitizer. “Ke depan ada rencana (pengecekan suhu badan, red) akan dilakukan kepada tamu dan seluruh pengunjung hotel lainnya,” bebernya.

Hal yang serupa dilakukan Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Cirebon Kota (Ciko). Peduli kesehatan terhadap anggota, Kapolres Ciko AKBP Syamsul Huda SIK SH MSi memperintahkan Kaur Kes untuk memeriksa suhu personel dan masyarakat yang berkunjung. Setelah pemeriksaan suhu tubuh selesai dilakukan, personel maupun pengunjung diarahkan untuk mencuci tangan dengan cairan antiseptik yang sudah disiapkan.

Suhu badan 36-37 derajat dapat dikatakan normal. Namun apabila ada personel maupun masyarakat yang memiliki suhu badan lebih dari 37 derajat, akan di evakuasi ke rumah sakit untuk di lakukan pengecekan kesehatan lebih lanjut untuk memastikan penyakit apa yang dideritanya.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda SIK SH MSi melalui Kasubag Humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja SH MH menuturkan, anggota maupun masyarakat yang dilakukan pengecekan semuanya menunjukkan suhu badan yang normal. Yakni antara 36,5-37 derajat. “Kami juga telah menyediakan hand sanitizer di penjagaan dan aula, serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang berkunjung ke Polres Cirebon Kota,” kata Ngatidja. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *