Imbas Corona, Objek Wisata di Cirebon Sepi Pengunjung

oleh -194 views
SEPI: Di Taman Sari Goa Sunyaragi, kondisinya berbeda dibandingkan hari biasa. Sejak pemerintah menetapkan darurat Covid-19, jumlah pengunjungnya pun menurun drastis. FOTO: ANWAR ARI/ RADAR CIREBON

CIREBON – Sejumlah objek wisata di Kota Cirebon yang biasanya ramai pengunjung mendadak sepi. Jalanan utama di Kota Cirebon yang biasanya ramai dengan lalu lalng kendaraan juga lengang. Kondisi ini menyusul diliburkanya sekolah dan perkuliahan di sejumlah perguruan tinggi serta beberapa instansi pemerintah.

Di Taman Sari Goa Sunyaragi, kondisinya berbeda dibandingkan hari biasa. Sejak pemerintah menetapkan darurat Covid-19, jumlah pengunjungnya pun menurun drastis.

“Biasanya yang datang itu ratusan. Sekarang cuma 20-an pengunjung saja. Seperti lagi bulan puasa saja,” ungkap Isyanto, Pengelola Objek Wisata Goa Sunyaragi.

Menurut Isyanto, selain karena diliburkanya sekolah, merosotnya jumlah wisatawan dikarenakan pandemi virus corona yang membuat wisatawan dari luar kota berfikir dua kali untuk bepergian ke luar daerah. “Ya kalau yang dari Jakarta, Bogor, Depok dan kota lain yang berkunjung kan kondisinya sama saja, diimbau mengurangi aktivitas di luar. Jadi jumlahnya juga menurun,” ucapnya.

Hal ini dikeluhkan oleh para pedagang di kantin Goa Sunyarai yang pendapatanya berkurang drastis akibat miminya pengunjung. Namun demikian, pihaknya belum berencana menutup untuk sementara Taman Sari Goa Sunyaragi. Hanya saja, kepada para pegawai, pihaknya sudah mengintruksikan untuk mengurangi kontak dengan pengunjung. “Kita juga imbau kepada mereka untuk sering mencuci tangan. Jaga kesehatan,” katanya.

Hal yang sama dikatakan oleh Raden Muhammad Hafid Permadi Kepala Pemandu Wisata Keraton Kasepuhan Cirebon. Menurut Pria yang biasa disapa Nanang tersebut, semenjak penetapan darurat Covid-19, pengunjung yang datang ke Keraton Kasepuhan jumlahnya berkurang drastis.

“Jumlahnya memang berkurang drastis dibanding biasanya. Ya karena kan pengunjung di sini kan kebanyakanya dari luar kota,” pungkasnya. (awr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *