Isu Virus Corona Hantam Kuliner Cirebon

oleh -217 views
MENURUN: Owner Empal Gentong H Apud mengakui ada penurunan pembeli empal gentong miliknya saat isu virus corona di Indonesia, khususnya di Cirebon merebak. FOTO: NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON

CIREBON – Imbas dan dampak penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) juga mempengaruhi sektor pariwisata, seperti halnya di bidang Kuliner. Kepada Radar, Owner Empal Gentong H Apud, yang membuka usahanya di Jalan Raya Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, mengaku mengalami penurunan hingga 20 persen.

“Kalau dampak pasti ada, tapi belum terlalu signifikan yah. Penurunan mencapai 20 persen dari hari biasanya. Cukup sedih juga ada beberapa pesanan yang cancel,” ungkap H Apud, kemarin.

Menurutnya, penurunan tersebut sudah terjadi sejak dua pekan terakhir, yang biasanya seribu 1.000 porsi empal gentong dalam sehari, kini hanya sekitar 800 porsi. “Bahkan beberapa rombongan pariwsata membatalkan untuk kunjungan ke sini. Sudah DP 3 juta diambil lagi. Hari Sabtu kemarin, 300 porsi mangkok empal gentong batal,” ungkapnya.

Penurunan sebanyak 20 persen, lanjut H Apud, memang belum berpengaruh, karena Cirebon memiliki magnet pariwisata seperti batik, keraton, Gua Sunyaragi, hingga wisata religi. “Kalau ditunjang dari pariwisata tersebut, tidak terlalu berpengaruh untuk sektor kuliner. Tapi dampak penurunan pasti ada,” katanya.

Menyikapi terjadinya wabah virus corona, pihaknya juga mengimbau kepada para karyawan untuk selalu waspada. Bila ada yang mengalami sakit untuk segera berobat dan melaporkan. “Kami berharap penyebaran wabah virus corona cepat berlalu dan untuk karyawan selalu menjaga kesehatan,” tukasnya. (via)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *