Persentase Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Tertinggi di Dunia, Lihat Datanya

oleh -7.644 views
Wabah-Virus-Corona-di-Italia
Ilustrasi

JAKARTA – Jumlah pasien dan korban meninggal akibat positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia terus meningkat. Jumlah pasien positif Covid-19 hingga Rabu (18/3) bertambah menjadi 227 orang dan 19 di antaranya meninggal dunia dan 11 lainnya sembuh.

Angka tersebut menunjukkan rasio kematian akibat paparan virus corona di Indonesia sangat tinggi. Worldmeters mencatat, secara keseluruhan angka kematian atau fatality rate akibat Covid-19 di seluruh dunia sekitar 4 persen.

Sementara angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia untuk saat ini (18/3), mencapai 8,37 persen. Angka persentase itu berdasarkan hasil hitungan jumlah yang meninggal dibagi total korban positif corona lalu dikalikan 100.

Sebelumnya rasio kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia ditempati Italia dengan fatality rate sebesar 7.94 persen. Jumlah korban meninggal 2.503 dari total korban 31.506 kasus yang positif corona.

Setelah Italia, Iran dengan angka kematian mencapai 1.135 dari total 17.361 kasus akibat Covid-19. Artinya, rasio kematian di Iran 6.53 persen.

Sementara China, negara pertama yang terpapar virus corona, rasio angka kematiannya hanya di angka 4 persen. Korban yang meninggal di China mencapai 3.237 orang dari total 80.894 kasus.

Baca juga: Update: Pasien Positif Corona di Indonesia Jadi 227 Orang, 11 Sembuh, 19 Meninggal

Masih dari catatan Worldmeters, Indonesia berada di urutan ke-37 di antara 170 negara di dunia yang terpapar virus corona. Sepuluh besar negara yang terpapar secara berurutan dari yang tertinggi yakni China, Italy, Iran, Spanyol, Jerman, Korea Selatan, Prancis, Amerika Serikat, Swiss, Britania Raya.

Total korban positif corona per hari ini (18/3), di seluruh dunia mencapai 204.044 kasus dengan 8.232 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara pasien corona yang sembuh mencapai 82,866 orang.

Seperti diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 hingga Rabu (18/3) di Indonesia bertambah menjadi 227 orang. Sebanyak 19 di antaranya meninggal dunia dan 11 lainnya sembuh.

“Total keseluruhan sampai sekarang, Rabu (18/3) pukul 12.00 WIB, adalah 227 kasus positif,” kata juru bicara pemerintah dalam penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, di BNPB, Jakarta, Rabu (18/3).

Yang mengejutkan, periode 17 Maret pukul 12.00 WIB sampai 18 Maret pukul 12.00 WIB ada penambahan kasus 55 kasus positif corona.

“Kemarin sampai dengan pukul 12.00 total kasus 172. Pada perkembangan setelah pukul 12.00 sampai dengan tanggal 18 Maret pukul 12.00, ada beberapa penambahan yang cukup signifikan yang dirincikan,” kata Yurianto.

Yurianto merincikan, 55 kasus baru yang terkonfirmasi adalah Provinsi Banten ditemukan 4 kasus positif. Di Yogyakarta ditemukan 1 kasus positif.

Kemudian DKI Jakarta ditemukan 30 kasus positif. Jawa Barat ditemukan 12 kasus positif. Jawa Tengah 2 kasus positif. Sumatera Utara 1 kasus positif. Lampung 1 kasus positif. Riau satu kasus positif dan Kalimantan Timur 1 kasus positif.

“Sehingga sampai pada tanggal 18 pukul 12.00 jumlah total kasus sebanyak 227 kasus positif,” ujar Achmad Yurianto.

Sementara itu, kasus sembuh yang bisa dipulangkan terdapat 11 kasus. “Satu dari Banten, Jakarta 9 kasus, Jabar satu kasus.” katanya.

Sementara kasus yang meninggal, terdapat penambahan data yang telah diperbaiki. Rinciannya, 1 meninggal dari Banten, 1 dari Bali, 12 dari DKI Jakarta, 1 dadi Jawa Barat, 2 dari Jawa Tengah, 1 dari Jawa Timur, dan 1 kasus meninggal lagi dari Sumatera Utara.

“Sehingga total jumlah kasus yang meninggal adalah 19 orang.” pungkas Yurianto. (fin/hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *