Santri Ponpes Husnul Khotimah Ikut Dipulangkan

oleh -270 views
Ribuan santri HK siap dipulangkan menggunakan sejumlah armada bus pariwisata, tadi malam.
SIAP DIPULANGKAN: Salah satu petugas sedang menyemprotkan cairan disinfektan ke dalam kabin bus pariwisata yang akan mengangkut para santri HK, tadi malam. FOTO: HUMAS HK FOR RADAR KUNINGAN

KUNINGAN – Tak hanya Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu Al-Multazam yang memulangkan ribuan santrinya untuk mengantisipasi penyebaran corona virus, Ponpes Modern Husnul Khotimah (HK) Kuningan pun ikut memulangkan ribuan santrinya.

Pemulangan santri Ponpes HK ini dimulai sejak tadi malam memasuki Jumat (20/3) pukul 00.00 WIB. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Yayasan Husnul Khotimah Kuningan Nomor 035/Skep/P3.An/YHK/III/2020, tentang Penghentian Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Santri dan Perkuliahan Mahasiswa STIE Khusnul Khotimah di lingkungan yayasan.

Surat Keputusan ini ditandatangani langsung Ketua Umum Pengurus YHK KH Mutamad Lc MPd tertanggal 18 Maret 2020. Isi surat itu memutuskan untuk menghentikan aktivitas KBM Pondok Pesantren Husnul Khotimah dan perkuliahan mahasiswa STIE Khusnul Khotimah di lingkungan YHK. Berikutnya berisi membatalkan surat edaran Ketua Umum Yayasan Husnul Khotimah Kuningan tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di Pondok Pesantren Husnul Khotimah.

Selanjutnya memulangkan seluruh santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah dan mahasiswa STIE Khusnul Khotimah terhitung mulai hari Jumat ini (20/3) pukul 00.00 WIB sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Adapun biaya transportasi kepulangan santri secara kolektif di Pulau Jawa ditanggung oleh yayasan. Sementara biaya transportasi kepulangan santri secara kolektif ke luar Pulau Jawa di tanggung yayasan hanya sampai ke bandara atau stasiun kereta.

“Bagi santri yang akan menetap di pondok pesantren, harus ada surat pernyataan dari orang tua atau walinya bermaterai. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar santri dan perkuliahan mahasiswa dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh (daring/online) yang diatur oleh pimpinan Pondok Pesantren dan Ketua STIE Khusnul Khotimah,” kata Ketua YHK KH Mutamad Lc MPd dalam surat keputusan tersebut.

Selanjutnya, pengawasan dan pemantauan aktivitas santri di rumah (KBM daring/online, TTQ, ibadah, tidak bepergian keluar rumah dan lain-lain), menjadi tanggung jawab orang tua atau wali Santri.

Kepala Humas Ponpes HK H Sanwani SH menambahkan, Ponpes Husnul Khotimah mengambil opsi memulangkan santri daripada lockdown per 19 Maret 2020 setelah mempertimbangkan dengan matang banyak hal.

“Kedua pilihan opsi yang dipilih memang menjadi pro dan kontra di kalangan wali santri dan pegawai. Tetapi dengan tawakal kepada Allah SWT, kami memilih opsi kedua, semoga ini yang terbaik yang Allah berikan kepada Pontren HK,” jelas Sanwani.

Kepulangan para santri, lanjut Sanwani, dimulai tadi malam pukul 00.00 WIB. Pihaknya juga membentuk Tim Satgas Covid-19 HK yang diketuai Kepala Klinik Pratama H Mustofa yang beranggotakan seluruh unsur terkait.

“Semua biaya kepulangan santri di Pulau Jawa ditanggung pihak yayasan,” kata Sanwani, seraya menambahkan untuk pemulangan santri-santri HK menggunakan sejumlah bus pariwisata, yang terlebih dahulu dilakukan penyemprotan disinfektan.

Pihaknya juga membuka HK Peduli Corona yang menghimpun dana dari wali santri untuk membeli hand sanitizer, dan sudah terkumpul hingga saat ini mencapai lebih dari Rp26 juta. Sanwani mengimbau kepada para santri HK untuk tetap berada di rumah masing-masing, terutama bagi mereka yang daerahnya sudah mendapat peringatan merah, seperti Jabodetabek. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *