Satu Malam, 3 Minimarket Jebol Diduga Komplotan Lama, Semua Kamera CCTV Dirusak

oleh -1.125 views
JEBOL: Salah satu minimarket di Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, disatroni kawanan maling pada Jumat dini hari (20/3). FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON– Dalam waktu satu malam, sebanyak 3 minimarket yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon dibobol maling. Tepatnya pada Jumat dini hari (20/3) sekitar pukul 02.00 sampai 03.00. Tiga minimarket tersebut di antaranya yang berlokasi di wilayah Kecamatan Ciwaringin, Kecamatan Gempol, dan Kecamatan Plumbon.

Rata-rata minimarket yang dijebol itu yang tutup tengah malam. “Ya Mas, benar. Kami mendapatkan informasi ada 3 minimarket kami yang dibobol maling dalam satu malam. Di antaranya yang ada di wilayah Ciwaringin, Gempol, dan Plumbon,” kata Nandar, salah satu perwakilan minimarket saat dihubungi Radar Cirebon kemarin.

Aksi para komplotan pencurian ini dilakukan secara professional dan dan oleh komplotan lama. Di mana, CCTV yang dipasang di area minimarket dirusak. Bahkan kartu pada rekaman CCTV itu pun diambil. “Mereka (para pelaku, red) mungkin sudah mengincar minimarket-minimarket kami. Dan saat kami tutup toko, mereka langsung beraksi,” terang Nandar.

Meskipun sasaran mereka sama, tapi ada beberapa cara berbeda saat masuk ke minimarket. Ada yang dengan cara merusak atap plafon, kemudian masuk. Ada juga yang langsung merusak rolling door dan merusak gembok bagian depan. Setelah masuk, pelaku pun mengambil berbagai macam barang.

Saat Radar Cirebon mendatangi minimarket di Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, terpantau rolling door sedang diperbaiki oleh teknisi pihak perusahaan. Beberapa gembok dan alat yang rusak diperbaiki seperti semula. Beberapa karyawan yang ada di lokasi kejadian tidak bisa memberikan informasi terkait kejadian tersebut.

Namun, salah satu karyawan toko sempat membenarkan adanya pembobolan tersebut saat ditanya oleh Radar Cirebon. “Benar. Pas saya buka toko, ini sudah rusak semua. Tapi kita tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut. Langsung ke kantor pusat,” kata karyawan dengan inisial T itu.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kota Cirebon AKP Anton saat dikonfirmasi Radar Cirebon mengatakan pihaknya belum menerima laporan secara langsung dari pihak minimarket. “Sampai sekarang (siang kemarin, red) laporan kejadian di Polresta Cirebon nihil. Berarti laporannya di polsek,” kata Anton.

Sementara Kapolsek Gempol Kompol Ali Mashar saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi pembobolan minimarket di wilayah Kecamatan Gempol “Iya ada kejadiannya. Pihak minimarket sudah laporan ke kami. Kasus ini masih dalam penyelidikan unit reskrim,” singkat Ali Mashar.

Di wilayah Polsek Depok, saat Radar Cirebon melakukan konfirmasi, juga dibenarkan adanya aksi pembobolan minimarket. Polisi juga sudah menerima laporan kejadian itu. “Korban (pihak minimarket, red) sudah melapor,” ujar Kapolsek Depok AKP Sakur.

Begitu juga di Ciwaringin, Kapolsek Ciwaringin AKP Iwan Gunawan memebenarkan adanya pembobolan minimarket di wilayah hukumnya. Dari kejadian itu, pihaknya sudah menerima laporan. “Kami sudah menerima laporannya. Tapi untuk kerugiannya masih belum ditaksir berapanya. Dan masih kami selidiki,” kata Iwan. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *