Jangan Goyah, Liverpool!

oleh -62 views
PERKUAT MENTAL: James Milner dan Takumi Minamino (kanan) kick-off saat Liverpool melawan Atletico Madrid pada ajang Liga Champions (20/3). JON SUPER/AP PHOTO

LIVERPOOL – Liverpool kembali dibuat gelisah atas pernyataan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Pesta juara skuad Juergen Klopp baru saja dibuat berantakan, setelah UEFA sempat menyatakan bahwa, apabila kompetisi dihentikan tanpa ada kelanjutan, maka status juara dan degradasi tidak berlaku.

Padahal, Liverpool hanya berjarak enam poin untuk menjuarai Premier League. Masalahnya, karena virus Corona yang terus menyebar, roda kompetisi pun terhenti. Kendati demikian, otoritas liga masih menyatakan, kompetisi musim ini akan tetap sampai akhir.

Agar skuadnya tetap tenang, Liverpool menggunakan bantuan psikolog olahraga untuk menjaga mental Sadio Mane dkk di tengah lockdown Liga Inggris tersebut.

Psikolog olahraga, Lee Richardson, dibawa masuk ke dalam kamp pelatihan untuk melihat kondisi mental para pemain Liverpool. Dia pun membuka kelas psikologi agar pemain bisa melewati masa-masa sulit.

Dilansir dari Daily Express, Richardson mencoba menenangkan para pemain Liverpool. Mantan pemain Blackburn Rovers itu diminta memastikan para pemain untuk tetap tenang meski nantinya gelar Liga Inggris tidak bisa mereka raih jika kompetisi tidak bisa dilanjutkan karena virus Corona.

Dalam kelasnya, dia membawa dokumen berjudul ‘Mental Health & Well-being’. Dokumen setebal 64 halaman itu diberikan kepada skuad Liverpool. Ada satu halaman yang membahas mengenai ‘Menerima dan Kontrol’.

“Apa yang terjadi dengan keputusan Premier League dan arah situasi virus ada di luar kontrol kita. Yang bisa kita kontrol adalah perilaku dan respons menghadapi tantangan dan menekan angka infeksi,” tulis dokumen tersebut.

Salah satu syarat agar para pemain Liverpool untuk tenang adalah melarang mereka membaca pemberitaan dan gosip media sosial. Menurut Richardson, itu dilakukan untuk mengurangi stres para pemain.

“Para pemain diminta untuk bermain bersama keluarga di rumah. Fokus itu agar mereka tetap bugar dan siap menjalani jalannya kompetisi (jika dilanjutkan),” ujarnya.

Dalam situasi itu, mantan striker Everton dan Manchester United, Wayne Rooney memberi dukungan. Dia menyatakan, Liverpool layak juara. Apalagi setelah menunggu selama 30 tahun.

“Liverpool akan menjuarai Premier League. (Mereka) begitu fantastis. Mereka telah bekerja keras. Mereka layak untuk gelar itu,” tulis Rooney dalam kolom mingguannya di The Times.

“Dapatkah Anda membayangkan menunggu 30 tahun dan kemudian itu hilang begitu saja? Keputusan yang tepat harus dibuat,” tambahnya.

Rooney kemudian mengingatkan bahwa diselesaikannya liga juga sangat penting dalam penentuan tim-tim yang promosi, degradasi, dan lolos ke Liga Champions. Bagi Rooney, hal yang paling adil adalah menyelesaikan musim ini meski mungkin akan memberi dampak yang besar pada bergulirnya liga musim depan. (fin/tgr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *