PKL di Jalan Ciremai Raya Merana

oleh -303 views
Omzet-PKL-Jl-ciremai-raya-menurun-karena-corona
Jaenuri melayani konsumennya membeli nasi kuning. FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON – Penyebaran virus Corona yang kian masif terjadi di Indonesia tidak hanya membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat, tapi juga membuat Pedagang Kaki Lima (PKL) merana karena penghasilan harian mereka menurun drastis.

Salah satunya Jaenuri (30), seorang penjual nasi kuning di depan Puskesms Larangan, Jl Ciremai Raya, Kota Cirebon.

Jaenuri mengaku, semenjak virus Corona mewabah pendapatannya menurun drastis 60 persen.

“Wah benar-benar penurunannya drastis sekali mas. Biasanya dapat Rp400 ribu sehari, sekarang sih untuk dapat Rp100-200 ribu saja sudah sekali,” ucapnya.

Masih kata Jaenuri, Dia pun terpaksa harus menekan pengeluaran harian untuk menyeimbangkan kondisi keuangannya. “Sekarang sih harus pinter-pinteran kita untuk dapat menyambung hidup,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Cecep (35). Menurut pria yang berdagang piscok lumer inj, langganannya sudah jarang mampir ke lapak dagangannya.

“Sebelum ada wabah Corona, banyak pelanggan saya datang ke lapak untuk membeli piscok, tapi sekarang mereka hanya lewat saja seperti orang Nggak kenal,” ujarnya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *