Antrean Spraying Disinfektan PMI Hingga 100 Titik

oleh -64 views
Palang Merah Indonesia

CIREBON – Mewabahnya corona virus disease (Covid-19) membuat Palang Merah Indonesia (PMI) sibuk melakukan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan. Bahkan, tercatat ada 100 titik yang mengajukan permintaan spraying disinfektan mulai dari lembaga pendidikan, RW hingga lembaga keuangan.

Spraying dengan menggunakan disinfektan yang merupakan senyawa kimia yang bersifat toksik dan memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme yang terpapar secara langsung oleh disinfektan. Sedangkan fungsi utama sprayer adalah untuk memecahkan cairan yang disemprotkan menjadi tetesan kecil (droplet) dan mendistribusikan secara merata pada objek yang dilindungi(protect).

Penyemprotan diisfektan pada fasilitas umum harus dilakukan agar steril. Ketua PMI Cabang Kota Cirebon, dr Edial Sanif SpJP FIHA menjelaskan, saat ini PMI menerima antrian spraying desinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Pandemi satu ini tidak bisa dipandang enteng karena bisa menyerang siapa saja. Karenanya sebagai lembaga kemanusiaan, PMI berupaya membantu masyarakat yang  membutuhkan spraying.

Menurut edial, sampai dengan sekarang tercatat sudah ada antrean hingga 100 titik lokasi. Dengan spraying menggunakan desinfektan bisa membunuh virus, termasuk mensterilkan area yang disemprot.

Pekan kemarin, PMI telah melakukan spraying ke Masjid Raya Attaqwa sebelum digunakan salat Jumat, kemudian Balaikota Cirebon. Dan beberapa hari terakhir ini melakukan penyemprotan di sejumlah puskesmas, bahkan Kamis (25/3) akan melakukan penyemprotan ke sekolah, perumahan, dan perkantoran dinas.

Bahkan PMI menerjunkan beberapa tim ke lapangan melakukan spraying, karena sangat tidak memungkinkan kalau hanya satu atau dua tim mengingat titik yang di-spraying cukup banyak dalam hari. “Besok (hari ini red) ada 19 titik lokasi,” ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi relawan PMI yang tanpa mengenal lelah turun ke lapangan melakukan spraying membantu masyarakat mencegah penyebaran Covid-19. “Kami apresiasi tim lapangan PMI tanpa kenal lelah turun ke lapangan membantu masyarakat yang lingkungannya membutuhkan spraying,” ujarnya. (abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *