Di Tengah Wabah Corona, Ribuan Warga Mudik dari Jakarta

oleh -211 views
gubernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengeluarkan intruksi antisipasi penyebaran virus corona. Foto: JPNN

SEMARANG – Terjadi pergerakan signifikan masyarakat yang mempercepat mudik dari Jakarta, dan kawasan sekitarnya. Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam informasi yang dirilis Rabu malam (25/6/2020).

“Ada pergerakan saudara-saudara kita yang mempercepat mudik ke kampung halaman,” tulis Ganjar.  Terpantau ada 80 bus membawa 1.776 penumpang dari Jakarta ke Jepara. Juga terjadi peningkatan penumpang dari Jabodetabek yang turun di terminal-terminal di Jateng.

Misalnya pada 22 Maret di terminal Bulupitu Purwokerto ada 2.323 penumpang turun dan di Terminal Giri Adipura Wonogiri ada 2.625 penumpang. Situasi yang sama juga terjadi di terminal Cepu, Pemalang, kebumen, Wonosobo, Cilacap,

Atas kondisi itu, Ganjar meminta kepala daerah bupati dan para walikota untuk mencermati situasi ini.

View this post on Instagram

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak ibu seluruh masyarakat Jawa Tengah… Hari ini Rabu 25 Maret saya sampaikan update Corona di Jawa Tengah. Per pukul 17.30 ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 19 orang!. Ke-19 pasien positif baru tersebut dirawat di Di RS Moewardi Surakarta 1, RSUP Dr Kariadi Semarang 2, RS Wongsonegoro Semarang 4, RSUD Goeteng Purbalingga 3, RSUD Cilacap 1, RSUD Banyumas 3, RS Kardinah Tegal 1, RSUD Soediran Wonogiri 1, RS Sudjono Magelang 2, RSUD Setjonegoro Wonosobo 1. Jadi total di Jawa Tengah saat ini positif Covid-19 berjumlah 38 orang, dirawat 34, dan meninggal 4 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2858 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 257. Bapak ibu, saya perlu tegaskan di sini, penambahan pasien positif corona di Jateng sangat signifikan. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua. Alarm sudah berbunyi dan semakin keras dari hari ke hari. Maka saya meminta bapak ibu semakin waspada, semakin aware terhadap wabah ini. Saya ingatkan, jangan menyepelekan, jangan merasa kuat dan sehat lalu berbuat semau sendiri tanpa mengindahkan himbauan pemerintah. Boleh jadi anda kuat, anda sehat, atau imun anda bagus, sehingga meskipun tertular anda tidak merasakan gejala sakit. Tapi ketahuilah, anda tetap bisa menularkan virus ini pada orang tua, isteri, dan anak-anakmu. Jangan sampai nantinya anda menyesal, karena itu patuhi himbauan pemerintah untuk berdiam di rumah, sekali lagi berdiam di rumah; keluar hanya jika ada kepentingan mendesak, dan ingat; selalu jaga jarak serta cuci tangan setiap kali kontak atau menyentuh benda apapun di luar. Bapak Ibu masyarakat Jateng yang saya hormati… Berikutnya, saya mencermati pergerakan saudara-saudara kita yang mempercepat mudik ke kampung halaman. Kemarin kita tahu ada 80 bus membawa 1776 penumpang dari Jakarta ke Jepara. Juga terjadi peningkatan penumpang dari Jabodetabek yang turun di terminal-terminal di Jateng. Misalnya pada 22 Maret di terminal Bulupitu Purwokerto ada 2323 penumpang turun dan di Terminal Giri Adipura Wonogiri ada 2625 penumpang. Situasi yang sama juga terjadi di terminal Cepu, Pemalang, kebumen, Wonosobo, Cilacap,

A post shared by Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo) on

“Data setiap perantau yang pulang, cek kesehatannya dan pantau terus. Protokol yang sama juga diterapkan di level desa, bahkan RT dan RW. Dengan demikian bila ditemukan pasien positif baru, dapat ditelusuri riwayatnya,” katanya.

Untuk Provinsi Jawa Tengah, Ganjar menyampaikan, terhitung Rabu 25 Maret pukul 17.30 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 19 orang. Ke-19 pasien positif baru tersebut dirawat di Di RS Moewardi Surakarta 1, RSUP Dr Kariadi Semarang 2, RS Wongsonegoro Semarang 4, RSUD Goeteng Purbalingga 3, RSUD Cilacap 1, RSUD Banyumas 3, RS Kardinah Tegal 1, RSUD Soediran Wonogiri 1, RS Sudjono Magelang 2, RSUD Setjonegoro Wonosobo 1.

Total di Jawa Tengah positif Covid-19 berjumlah 38 orang, dirawat 34, dan meninggal 4 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.858 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 257.

“Bapak ibu, saya perlu tegaskan di sini, penambahan pasien positif corona di Jateng sangat signifikan. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua. Alarm sudah berbunyi dan semakin keras dari hari ke hari. Maka saya meminta bapak ibu semakin waspada, semakin aware terhadap wabah ini. Saya ingatkan, jangan menyepelekan, jangan merasa kuat dan sehat lalu berbuat semau sendiri tanpa mengindahkan himbauan pemerintah,” tandasnya.

“Boleh jadi anda kuat, anda sehat, atau imun anda bagus, sehingga meskipun tertular anda tidak merasakan gejala sakit. Tapi ketahuilah, anda tetap bisa menularkan virus ini pada orang tua, isteri, dan anak-anakmu. Jangan sampai nantinya anda menyesal, karena itu patuhi himbauan pemerintah untuk berdiam di rumah, sekali lagi berdiam di rumah; keluar hanya jika ada kepentingan mendesak, dan ingat; selalu jaga jarak serta cuci tangan setiap kali kontak atau menyentuh benda apapun di luar,” imbuhnya. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *