Pelayanan Pengujian Kendaraan Dihentikan , Dishub Bagi Masker dan Sarung Tangan

oleh -59 views
ilmi-dishub bagi masker
BAGI MASKER: Pegawai Dishub membagi-bagikan masker dan sarung tangan ke para tukang parkir, sopir angkot, dan pejalan kaki di lampu merah Plered, kemarin (25/3). FOTO: ILMI YANFAUNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON– Penyebaran virus corona (covid-19)  di Kabupaten Cirebon, terus meningkat. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon.

Kemarin (24/3), berbagi ratusan masker dan sarung tangan kepada tukang parkir, sopir angkot dan para pengguna jalan lainnya.  Sebagai bentuk kepedulian bagi mereka yang masih bekerja dan beraktivitas di luar rumah.

“Cara ini, bagian dari upaya Dishub dalam menyosialisasikan bahaya virus Corona terhadap kesehatan tubuh manusia. Karena itu, kita bagikan ratusan masker dan sarung tangan, tepat di lampu merah Plered,” kata Kadishub, Drs Abraham Mohamad MSi, kemarin (25/3).

Menurutnya, pembagian masker dan sarung tangan gratis ini akan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Seperti di wilayah timur, barat dan tengah. Khususnya di titik-titik strategis yang banyak dilalui orang dari berbagai daerah. “Masing-masing wilayah kita bagikan 500 pcs,” terangnya.

Namun, kata Abraham, pihaknya belum dapat menginstruksikan perusahaan PO perjalanan untuk menyediakan fasilitas dalam upaya mencegah virus corona, karena hal itu merupakan kebijakan langsung pemerintah pusat.

“Kita belum bisa menginstruksikan seluruh PO yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon. Karena belum ada instruksi dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Meski demikian, sambung Abraham, pihaknya juga sudah berupaya melakukan penyemprotan disinfektan di kantor maupun di gedung pengujian kendaraan bermotor. Untuk sementara waktu, pelayanan pengujian kendaraan diberhentikan mulai hari Kamis minggu lalu, sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.

“Dishub mengikuti kebijakan bupati, perkantoran sudah disterilkan dengan penyemprotan disinfektan,” imbuhnya.

Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat, terutama pengguna jasa angkutan umum untuk bisa mengikuti imbauan pemerintah dengan jaga kebersihan dan kesehatan, serta menjaga jarak (social distancing). “Jangan sampai berdekatan agar virus tidak menyebar,” pungkasnya. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *