Semprot Wilayah Kategori Rawan

oleh -126 views
cep-penyemprotan
SEMPROT DISINFEKTAN: Polisi memggunakan kendaraan water canon melakukan penyemperotan disinfektan ke berbagai lokasi yang dianggap rawan penyebaran virus corona. FOTO: HUMAS POLRESTA CIREBON FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Kabupaten Cirebon memasuki zona merah dalam penyebaran virus corona. Semua instansi terkait bergerak secara maksimal. Termasuk kepolisian. Setelah sebelumnya melakukan penyemprotan di wilayah Kecamatan Sumber, sebagai upaya mencegah virus corona, water canon milik Brimob kembali beroperasi.

Jajaran Polresta Cirebon bekerja sama dengan Batalyon C Sat Brimob Polda Jabar melaksanakan hari keduanya dalam penyemprotan disinfektan di beberapa titik wilayah yang dianggap rawan, pada Selasa pagi (24/3). Satu mobil water canon dikawal belasan motor babinkamtibmas dan Satlantas Polres Kota Cirebon berkeliling dan melakukan penyemprotan disinfektan secara masal di jalan.

“Hari kedua ini kita lakukan penyemprotan disinfektan di jalan raya Losari, Pabedillan, Pabuaran, Waled. Ada tempat yang kita utamakan untuk disemprotkan yakni, Koramil Pabuaran, Koramil Waled, Desa Jatiseeng Kidul, Desa Ciledug Lor, Pasar Pabuaran, dan yang terakhir di depan Rumah Sakit Waled,” papar Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi melalui Kasubag Humas Iptu M Soleh.

Kasubag menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakannya ini sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Oleh karenanya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syaduddi melakukan berbagai upaya. Selain penyemprotan disinfektan secara masal, di lingkungan polisi juga dilakukan secara rutin oleh pihaknya. Bahkan, tidak hanya itu saja. Pihaknya juga melakukan beberapa upaya pencegahan sesuai petunjuk dari pemerintah.

“Alhamdulillah berjalan lancar dan kita telah menghabiskan 5.000 liter cairan. Selain itu, kita juga di Polresta Cirebon maupun Polsek melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin. Disediakan handsanitizer dan melakukan pengecekan suhu,” jelasnya.

Soleh berharap, upayanya dapat mencegah penyebaran virus corona dan mengurangi korban yang terjangkit. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *