Warga di Cangkol Selatan dan Kesunean Utara Dapat Giliran Dini Hari

oleh -107 views
ILUSTRASI pipa PDAM

CIREBON – Sejak awal bulan lalu, warga di Pesisir Cangkol dan Kesunean mengeluhkan air ledeng yang tak lancar. Kondisi tersebut masih dirasakan hingga saat ini. Warga terpaksa harus begadang supaya tetap kebagian air bersih.

Meskipun kondisinya telah lebih baik dibandingkan dengan pekan lalu, namun tetap saja berharap agar ada perbaikan layanan.

“Baru seminggu ini airnya keluar. Tapi cuma sebentar, jam 2 sampai subuh itu baru keluar. Kalau sebelumnya kan nggak keluar sama sekali,”ucap Rustiyah, warga Cangkol Selatan, kepada Radar Cirebon, Rabu (25/3).

Menurut Rustiyah, setiap malam dirinya harus begadang untuk menampung air bak mandi, ember, galon hingga panci. Meskipun begitu, ia mengaku kebutuhan airnya belum tercukupi. Sehingga tetap harus mengambil air dari sumur yang berada di luar kampung.

“Kalau saya kan anggota keluarganya banyak, jadi kebutihan airnya juga banyak. Kalau mengandalkan dari Ledeng saja ya tidak cukup,” lanjutnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Musliyah. Ia pun mengaku terkadang harus membeli air galon untuk bisa memenuhi kebutuhanya. Khususnya untuk minum dan memasak. Ia berharap ada kepastian kapan layanan air ledeng bisa kembali normal.

“Kadang juga informasinya simpang siur. Katanya sampai 25 sekarang. Ada yang bilang tanggal 27. Tapi kita berharap layananya bisa kembali normal. Apalagi sebentar lagi bulan puasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Sopyan Satari mengungkapkan, gangguan air di wilayah Cangkol dan Kesunean disebabkan oleh kebocoran pipa jaringan distribusi. Teknisi Perumda Air Minum telah melakukan perbaikan dan diharapkan aliran segera normal.

Untuk beberapa waktu mendatang, Perumda Air Minum juga mengirimkan distirbusi air bersih menggunakan tanki untuk warga. (awr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *