Segera Hadir Alat Tes Corona Virus yang Hasilnya Bisa Diketahui dalam 5 Menit

oleh -223 views
Virus-Corona
Ilustrasi virus corona. Foto: Shutterstock

JAKARTA – Abbott Laboratories akan meluncurkan alat tes corona virus yang dapat mengetahui apakah seseorang terinfeksi hanya dalam lima menit. Alat ini sangat portabel, sehingga dapat digunakan di hampir semua pengaturan perawatan kesehatan.

Pembuat perangkat medis tersebut berencana untuk memasok 50 ribu perangkat tes setiap harinya mulai 1 April. Hal itu disampaikan John Frels, wakil presiden penelitian dan pengembangan di Abbott Diagnostics.

Perangkat ini bekerja dengan tes molekuler mencari fragmen genom coronavirus, yang dapat dengan cepat dideteksi. “Pencarian menyeluruh untuk mengesampingkan infeksi dapat memakan waktu hingga 13 menit,” katanya, seperti dilansir Bloomberg.

Abbott telah menerima otorisasi penggunaan darurat dari Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat. Sehingga alat ini dapat digunakan oleh laboratorium resmi dan pengaturan perawatan pasien.

Seperti diketahui, AS telah berjuang untuk menyediakan tes yang cukup untuk mendeteksi virus, bahkan ketika wabah mengancam akan membanjiri rumah sakit di New York, California, Washington dan daerah lain.

“Ini benar-benar akan memberikan peluang luar biasa bagi tenaga medis di garis depan, mereka yang harus mendiagnosis banyak infeksi.

Teknologi ini dibangun di atas platform ID Now Abbott yang berbasis di Illinois, tes titik perawatan paling umum saat ini tersedia di AS, dengan lebih dari 18.000 unit tersebar di seluruh negeri.

Ini banyak digunakan untuk mendeteksi influenza, radang tenggorokan dan virus syncytial pernapasan, bug umum yang menyebabkan gejala seperti pilek.

Tes dimulai dengan mengambil swab dari hidung atau belakang tenggorokan, kemudian mencampurnya dengan larutan kimia yang memecah virus dan melepaskan RNA-nya.

Campuran dimasukkan ke dalam sistem ID Now, sebuah kotak kecil dengan berat hanya di bawah 7 pound yang memiliki teknologi untuk mengidentifikasi dan memperkuat urutan pilih genom coronavirus dan mengabaikan kontaminasi dari virus lain. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *