Gubernur Minta Gugus Tugas Covid-19 sampai RT

oleh -75 views
vide conference 1
KOORDINASI : Bupati Majalengka menggelar video comference dengan Gubernur Jawa Barat terkait penanganan Covid-19, di ruang desk Pilkada Setda Majalengka, Senin (30/3). FOTO: ISTIMEWA/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd dan bupati serta walikota di Jawa Barat menggelar video conference dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait perkembangan penanganan Covid-19 di ruang Desk Pilkada Setda Majalengka, Senin (30/3).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala daerah yang sudah mengimbau masyarakat yang berada di luar kota, agar sementara tidak mudik atau pulang ke kampung halaman untuk meminimalisasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Ridwan Kamil berharap jajaran pemerintah daerah memonitor perkembangan ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat. Pemerintah daerah juga harus menjalankan sistem deteksi kasus, penelusuran pasien.

Kemudian antisipasi kasus yang terjadi di masyarakat dengan meningkatkan kemampuan, kecepatan, dan kapasitas pengujian laboratorium dalam melakukan deteksi secara klinis. Selain itu selalu mengaktifkan gugus tugas Covid-19 sampai ke tingkat RT supaya bisa memantau masyarakat yang baru pulang dari luar kota.

“Mari kita semua senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan, agar kita semua terhindar dari wabah Covid-19,” ujar gubernur.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi melaporkan di Kabupaten Majalengka saat ini terdapat sekitar kurang lebih 103 ODP dan  kedatangan sekitar 600 warga Majalengka yang bekerja sebagai tukang kredit di Jabodetabek. Bupati juga melaporkan sudah membentuk posko sterilisasi di setiap pintu gerbang tol di Majalengka, yaitu di Kertajati dan Sumberjaya untuk memantau dan menyemprotkan desinfektan ke setiap pekerja yang masuk ke Majalengka. Termasuk mengarahkan serta memberikan imbauan untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing.

Terkait PDP di Kabupaten Majalengka, bupati melaporkan ada 14 orang dan 9 orang sudah dinyatakan sehat serta untuk 5 orang masih dalam perawatan medis. Sementara terkait pasien positif dari Pikobar Jabar, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak terkait bahwa yang bersangkutan sudah melakukan pengobatan. Yang bersangkutan sudah lama tidak tinggal di Majalengka.

“Majalengka sudah merancang dan membentuk tim gerak cepat (TGC) dan kami juga akan membentuk relawan-relawan siap tanggap darurat Covid-19 untuk Kabupaten Majalengka,” ujar bupati. (iim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *