Masjid At Taqwa Tetap Salat Jumat, Jamaah Wajib Pakai Masker

oleh -329 views
salat-jumat-at-taqwa
Walikota Cirebon Nasrudin Azis menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat koordinasi penyelenggaraan salat Jumat di Masjid Raya At Taqwa, Kota Cirebon, Rabu (1/4). Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON – Masjid Raya At Taqwa tetap melaksanakan Salat Jumat. Namun protokol pencegahan penyebaran virus corona akan dilaksanakan secara ketat. Salah satunya, jamaah wajib menggunakan masker.

Hal tersebut diungkapkan Walikot Cirebon Nasrudin Azis usai melakukan rapat koordinasi penyelenggaraan salat Jumat di Masjid Raya At Taqwa, Kota Cirebon, Rabu (1/4).

“Silahkan salat Jumat dilaksanakan, tapi dengan berbagai persyaratan. Jamaah wajib memakai APD minimal masker. Sebelum masuk ke dalam masjid sudah harus membersihkan diri terlebih dahulu, seperti mencuci tangan,” ujar Azis, kepada Radar Cirebon, Rabu (1/4).

Masjid juga diminta untuk menyiapkan sarana dan prasarana untuk mencuci tangan jamaah yang akan melakukan salat Jumat di Masjid Raya At Taqwa. Pengaturan jarak salat juga harusbdiperhatikan.

Walikota juga mengimbau untuk sementara agar tidak membawa anak-anak untuk ikut salat Jumat. “Ini merupakan upaya yang dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus covid-19 di Kota Cirebon,” tutur Azis.

Sementara itu Ketua MUI Kota Cirebon, Drs KH Sholihin Uzer mendukung hasil kesepakatan rapat koordinasi tersebut. “Kota Cirebon tidak termasuk dalam zona merah penyebaran virus corona. Karena itu, pelaksanaan salat Jumat tetap digelar di Masjid Raya At Taqwa,” ujarnya.

Ketua MUI juga mengimbau kepada aeluruh pengurus masjid di Kota Cirebon agar melakukan sejumlah langkah antisipasi. “Mereka harus membuat spanduk agar musafir, orang dalam pengawas (ODP), dan anak kecil tidak wajib untuk melaksanakan salat Jumat. Cukup warga setempat saja,” ungkap Uzer.

Masih di tempat yang sama, Ketua At Taqwa Center, H Ahmad Yani menyatakan akan menerapkan aturan pencegahan penyebaran virus Corona di Masjid At Taqwa.

“Pintu gerbang masjid akan ditutup sebagian. Minimal untuk masuk motor. Kami juga akan melakukan penyemprotan terhadap mobil yang masuk ke areal masjid, kemudian bagi jamaah akan dilakukan pengukuran suhu, serta wajib mencuci tangan,” ucapnya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *