China Ungkap 1.541 Kasus Corona Tanpa Gejala

oleh -167 views
BISA PULANG: Paramedis mengenakan pakaian pelindung berpose dengan pasien yang sudah pulih dan akan dipulangkan dari rumah sakit di Tazihu Gymnasium di Wuhan di Provinsi Hubei, China. FOTO: Chinatopix via AP

WUHAN – Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan, bahwa sampai saat ini telah menemukan sebanyak 1.541 penduduk yang positif virus Corona (Covid-19) yang asimptomatik alias tanpa memperlihatkan gejala sakit.

Seperti dilansir CNN, Rabu (1/4), orang-orang yang tidak menunjukkan gejala penyakit Covid-19 akibat virus Corona sebelumnya tidak dimasukkan ke dalam jumlah pengidap secara keseluruhan.

China mengkategorikan mereka yang positif, tetapi tidak menunjukkan gejala sebagai orang dalam pengawasan medis. Jumlah tersebut termasuk 205 kasus yang berasal dari pendatang atau penduduk China yang tiba dari luar negeri.

Kasus terbaru yang melibatkan orang tanpa gejala terjadi di Provinsi Henan. Seorang perempuan di wilayah tersebut pekan lalu dinyatakan positif virus Corona setelah bertemu seorang teman yang merupakan dokter, yang ternyata positif Corona dan tidak memperlihatkan gejala apapun.

Menurut pejabat senior NHC, Chang Jile, petugas kesehatan di China menyatakan akan lebih memperketat pemeriksaan dan aturan karantina terhadap mereka yang tidak menunjukkan gejala Corona. Mereka yang dinyatakan positif dan tidak menunjukkan gejala wajib menjalani karantina selama 14 hari.

Mereka baru dibolehkan pulang jika hasil pemeriksaan kedua dengan jangka waktu masing-masing 24 jam menyatakan negatif. Namun, jika ternyata dalam karantina mereka menampakkan gejala penyakit, maka harus langsung dirawat hingga dinyatakan sembuh di rumah sakit yang dirujuk pemerintah.

Perdana Menteri China, Li Keqiang, pada Senin (30/3) yang membawahi satuan tugas penanganan virus Corona menyatakan, saat ini mulai mengutamakan menangani orang yang positif virus Corona tanpa gejala.

Yaitu mulai dari deteksi, penelusuran kontak, hingga isolasi dan pengobatan untuk menghindari celah dalam menahan laju penyebaran virus Corona.

Padahal, dalam beberapa hari pemerintah China bersiap mencabut kebijakan penguncian wilayah di Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran wabah dan beberapa lokasi lain.

Kasus di Henan membuat orang positif Corona tanpa gejala menjadi sorotan, sekaligus mempertanyakan keterbukaan pemerintah dalam melaporkan kasus infeksi Corona.

Pakar pernapasan China, Zhong Nanshan, pada pekan lalu mengatakan bahwa setiap pembawa asimptomatik berpotensi menginfeksi 3 hingga 3,5 orang. Banyak negara lain termasuk Korea Selatan dan Jepang menghitung kasus tanpa gejala dalam penghitungan diagnosis nasional mereka yang sudah dikonfirmasi.

Hari ini, terdapat 81.554 infeksi Covid-19 di China, dengan 3.312 orang meninggal dunia. Sebagian besar dari kasus-kasus itu terkonsentrasi di episentrum Wuhan dan sekitar Provinsi Hubei. (der/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *