Final Copa del Rey Terancam Bubar

oleh -32 views
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales

MADRID – Mimik wajah Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales langsung berubah saat wartawan menanyakan nasib final Copa del Rey musim ini di tengah pandemi Corona. Tanpa basa-basi, pria berkepala plontos itu langsung menyebut bahwa laga Real Sociedad versus Athletic Bilbao akan menjadi tribut bagi para korban yang meninggal akibat virus Corona.

“Laga nanti akan mengaduk perasaan kita. Kita akan selalu mengingat mereka dan tentunya akan sangat emosional. Kami akan selalu mengingat para korban, petugas medis dan semua yang sudah memberikan perannya dalam situasi sulit ini,” terang Rubiales dilansir Marca.

Sama halnya dengan La Liga, final Copa del Rey 2019/2020 juga dalam gelombang ketidakpastian. Pasalnya, duel klub asal Basque yang rencananya diselenggarakan pada Sabtu (18/4), belum bisa ditentukan akibat wabah ini.

Virus Corona membuat Spanyol luluh lantak. Mereka pun menduduki peringkat ketiga dunia dalan kasus Corona terbanyak setelah Amerika Serikat dan Italia. Hingga Selasa (31/3), sebanyak 85.195 warga terjangkit positif Covid-19 di Spanyol, dan sebanyak 7.340 orang meninggal dunia.

Pemerintah Spanyol melakukan lockdown nasional sejak 15 Maret 2020. Tak pelak, RFEF juga resmi menghentikan semua kompetisi sepak bola, baik di level profesional maupun amatir.

La Liga dan RFEF menentukan tanggal 27 Juni 2020 sebagai deadline, apakah nasib Liga Spanyol dapat dilanjutkan atau harus dihentikan.

“Seandainya kondisi pulih kembali, pada final nanti, menjadi tempat kita bisa bertemu lagi, berpelukan, memulihkan persahabatan,” terang Rubiales.

Mantan pemain Levante itu menegaskan, urusan masalah kesehatan dan keamanan menjadi prioritas. Tak elok jika ada yang masih membicarakan laga sepak bola sebelum wabah bisa terkendali. “Tak ada yang ingin bicara kapan liga dimulai, warga hanya ingin selamat dan tetap berada di rumah,” ujarnya.

Rubiales menyebut, RFEF memberikan hotel milik mereka sebagai tempat tinggal tenaga medis yang tampil di garda terdepan. “Kami yakin bahwa kami bisa menyelesaikan masalah ini bersama-sama,” terangnya.

Nasib fina Copa del Rey bisa kemungkinan terjadi dengan syarat tanpa penonton. CEO grup multimedia asal Spanyol, Mediapro, Jaume Roures memprediksi, laga bisa berlangsung tiga bulan lagi tanpa penonton.

Skenario terburuknya, boardcaster memperkirakan kompetisi berpeluang dibatalkan jika ada pemain yang dinyatakan positif virus Corona saat La Liga kembali berjalan.

“Prediksi (La Liga) bisa dihelat pada Juli nanti, tentu tanpa suporter, tapi lebih dari itu, harus ada pramusim,” kata Roures seperti dilansir laman Reuters, Rabu (1/4).

Spanyol menjadi negara paling terdampak kedua di Eropa setelah Italia. Pada Rabu (1/4), dilaporkan kematian mencapai rekor sebanyak 7.340 orang, dengan jumlah korban positif Corona mencapai 85.195 orang.

Beberapa pemain dari klub Valencia, Espanyol, dan Alaves terjangkit virus Corona. Roures mengakui jika ada pemain lain yang terjangkit lagi setelah kompetisi selesai, maka musim ini harus dibubarkan. (fin/tgr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *