Latihan Timnas Indonesia U-16 Berubah

oleh -38 views
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti

JAKARTA – Federasi Sepak bola Asia Tenggara (AFF) resmi menunda dan akan menjadwal ulang beberapa turnamen yang akan digelar pada tahun 2020. Hal itu tak lain lantaran penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang kini telah menjadi pandemi global.

Tercatat, ada empat turnamen yang ditunda. Keempatnya adalah Piala AFF U-16, Piala AFF U-19, Piala AFF U-18 Putri, dan Piala AFF Wanita. Tiga ajang yakni Piala AFF U-16, Piala AFF U-19, Piala AFF U-18 Putri direncanakan digelar di Indonesia pada periode Juli hingga Agustus. Sementara, Piala AFF Wanita akan dilaksanakan bulan Mei di Filipina.

Presiden AFF, Mayor Jenderal Khiev Sameth mengatakan, penundaan kompetisi ini belum pernah terjadi sebelumnya. Melihat kondisi yang belum normal, AFF akhirnya memutuskan untuk menunda beberapa turnamen dengan tujuan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan semua pihak.

“Ini adalah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk seluruh dunia, termasuk untuk sepak bola, tapi kita akan melewatinya bersama,” kata Khiev Sameth seperti dikutip situs resmi PSSI.

“Karena risiko penularan penyakit pada pertandingan sepak bola seperti ini sangat tinggi, kami telah membuat keputusan yang dipertimbangkan untuk menunda dan kapan pun diperlukan untuk membatalkan kompetisi agar meminimalkan kontak sosial dengan tujuan melindungi keselamatan dan kesehatan komunitas sepak bola,” tambah Khiev Sameth.

Menanggapi hal tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti langsung melakukan sedikit perubahan program pemusatan latihan nasional (pelatnas). Bima mengatakan, akan melakukan pelatnas sesuai jadwal turnamen yang nantinya akan ditetapkan.

“Setelah mengetahui adanya keputusan dari AFF, serta saat membaca beritanya, saya pastinya langsung dan akan melakukan langkah strategis, dengan sedikit merubah program ke depannya. Terutama untuk timeline atau lini masanya, tentunya disesuaikan dengan jadwal turnamen nanti,” ungkap Bima Sakti dikutip daris situs resmi PSSI, Rabu (1/4). “Seperti yang sudah saya katakan kepada para pemain, usai menuntaskan pemusatan latihan di Bekasi. Saat ini saya sudah memberikan pekerjaan rumah kepada para pemain, untuk tetap latihan di rumah masing-masing,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, sejak awal tahun 2020, skuad Timnas U-16 telah menjalani tiga kali pelatnas. Pada bulan Januari, pelatnas digelar di Sidoarjo, Februari di Jogjakarat dan terakhir pada Maret di gelar di Bekasi, Jawa Barat.

Meski demikian, Bima Sakti mengaku akan terus memantau anak asuhnya. Anak asuhnya diminta untuk mengirimkan video individual training yang dilakukan di rumahnya masing-masing. “Pemusatan latihan kami, kalau mengikuti program sebelumnya, selalu dilakukan tiap bulan. Oleh karena situasi saat ini, sampai ada keputusan lebih lanjut, setiap hari anak-anak kami haruskan untuk mengirim video latihan mereka di rumah. Jadi sejauh ini masih program yang lama, sambil saya dan staf pelatih mengatur kembali programnya,” ujar Bima.

“Sejauh ini belum ada rapat lanjutan lagi dengan federasi (PSSI), dimana semua orang sekarang diminta dan dihimbau untuk bekerja dari rumah masing-masing, begitu juga dengan para pemain saya,” tuturnya lagi.

Lebih lanjut, Bima Sakti juga menghormati keputusan penundaan turnamen tersebut. Menurutnya, keputusan itu tak lain demi mencegah dan menyelematkan banyak orang dari penyebaran virus membahayakan tersebut. “Saya sangat menghormati keputusan AFF. Mungkin ini sudah keputusan terbaik. Karena kesehatan pemain dan semua yang terlibat dalam sepak bola beserta masyarakat lebih penting dari segalanya,” tuntasnya. (gie/fin/tgr)

One thought on “Latihan Timnas Indonesia U-16 Berubah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *