Lansia Tenggelam di Sungai Cimanuk

oleh -793 views
LANSIA-HANYUT-DI-SUNGAI-CIMANUK
Tim SAR gabungan melakukan pencarian Kamsiah (75) warga Desa Beduyut Kecamatan Bangodua yang tenggelam terbawa arus Sungai Cimanuk di Blok Pulo Cangak, Desa/Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Kamis (2/4). FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Seorang warga Desa Beduyut, Kecamatan Bangodoa, Kabupaten Indramayu, Kamsiah (75), tenggelam di Sungai Cimanuk saat hendak menaiki Perahu Tambangan di Pulo Cangak Desa Bangodua sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (2/4). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Indramayu, peristiwa terjadi saat korban hendak pulang ke desa dengan mengendarai sepeda motor astrea grand berwarna hitam. Dari arah Kecamatan Kertasemaya korban menyebrangai Sungai Cimanuk di Blok Pulo Cangak Desa Bangodua.

Nahas, setelah melewati jembatan dan naik di atas perahu, Kamsiah menancap gas sepeda motornya. Sehingga korban menabrak kayu pembatas bibir perahu dan langsung masuk ke sungai. Kondisi arus sungai yang deras dan usianya yang sudah tidak muda lagi membuat korban terhanyut.  

Orang kenal semua pak, dia (kamsiah, red) dulunya penjual sate keliling. Sudah tua juga, tapi masih bisa naik motor. Saat jatuh masih bisa berenang ke pinggir, tapi gak tahu malah berenang ke tengah lagi ambil topi, jarak 50 meter masih terlihat tangannya, habis itu tidak terlihat lagi,” ucap warga sekitar, Sariman.

Arus air yang deras ditambah minimnya alat keselamatan yang dimiliki jasa penyebrangan perahu tambangan, membuat operator perahu tidak dapat berbuat banyak untuk menolong korban yang hanyut tenggelam terbawa arus sungai.

Lurah Bangodua, Suwarjo menerima laporan adanya warga yang hanyut tenggelam di Sungai Cimanuk sekitar pukul 09.30 WIB. Dirinya langsung menuju lokasi dan menghubungi Babinsa Koramil Bangodua, dan Bhabinkamtibmas Polsek Tukdana dan Pemcam Bangodua.

“Polisi menutup sementara jasa perahu karena arus juga deras bahaya untuk dilakukan pencarian tanpa alat dan perlengkapan yang menunjang keselamatan, pemcam langsung menghubungi Basarnas,” ujarnya.

Beberapa jam kemudian, Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, BPBD Kabupaten Indramayu dan Tagana Indramayu melakukan pencarian dengan menerjunkan 3 perahu karet untuk melakukan penyisiran Sungai Cimanuk.

Hingga pukul 17.00, tim gabungan hanya dapat menemukan kendaraan korban. Sementara jasad korban belum ditemukan. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *