7.103 Warga Kabupaten Cirebon Masuk ODR, Mayoritas Perantau yang Mudik

oleh -10.436 views
ilustrasi-virus-corona
Ilustrasi Covid-19

CIREBON – Sebanyak 7.103 warga Kabupaten Cirebon masuk kategori orang dengan risiko (ODR). Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat seiring terus meningkatnya perantau yang mudik ke Kabupaten Cirebon.

Data terkini yang diterima Radar Cirebon, saat ini jumlah pasien yng terkonfirmasi positif virus corona berjumlah 2 orang. Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini masih menjalani perawatan berjumlah 10 orang.

Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana menuturkan, orang dalam pantauan (ODP) yang saat ini masih dalam pemantauan berjumlah 43 orang.

“Jumlah ODR kita cukup banyak. Angkanya sekitar 7.103, mayoritas perantau yang pulang kampung,” ujarnya.

Nanang menyebutkan, jumlah PDP di Kabupaten Cirebom yang meninggal akibat virus corona terdapat dua orang. Keduanya dimakamkan dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

“Protokol kesehatan itu penting dilakukan. Ini untuk melakukan upaya pencegahan secara maksimal agar tidak terjadi penyebaran atau penularan lokal, salah satunya yang tadi dimakamkan di Suranenggala,” imbuhnya.

Ditambahkan Nanang, dari informasi yang didapat dari surveilance di Puskesmas setempat, pasien awalnya dirawat di RS Pelabuhan, kemudian minta pindah ke RS Pertamina. Pasien kemudian meninggal di RS Pertamina dan dilakukan pemulasaraan di RS Waled,” ungkapnya.

“Pasien masuk kategori PDP, total yang terdata saat ini sudah 2 PDP yang meninggal di Kabupaten Cirebon. Untuk orang tanpa gejala (OTG) yang saat ini masih kita pantau ada 4 orang,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *