TNI Peringati Bos Sabung Ayam

oleh -453 views
Sambung Ayam
LOKASI : Lokasi yang diduga sebagai tempat judi sabung ayam. Dari tempat itu, Koramil Plumbon sempat mengundang seorang pria berinisial E diberikan pembinaan. ISTIMEWA

CIREBON – Virus Corona tidak membuat pecinta Ayam Bangkok menghentikan hobinya. Sudah beberapa kali, kelompok sabung ayam di Desa Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, kucing-kucingan dengan TNI-Polri.

Saking kesalnya, pihak Koramil Plumbon memanggil pria berinisial E yang diituakan dalam kelompok sabung ayam tersebut.

Danramil Plumbon, Kapten Karsim, mengatakan, di tengah maraknya wabah virus Corona dan gencarnya membubarkan masyarakat yang berkumpul, pihaknya mendapat informasi, bahwa ada kegiatan sabung ayam di salah satu rumah, berlokasi di Desa Kasugengan Lor, Kecamatan Depok. Menindaklanjuti laporan itu, pihaknya menerjunkan anggota ke lokasi untuk mengecek.

“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat kalau di situ beberapa hari ini dilakukan sabung ayam. Saya perintahkan anggota kesitu untuk bubarkan. Tapi, mereka sudah bubar sendiri. Saat anggota kesitu, lokasi sudah sepi,” papar Danramil.

Hari berikutnya, Minggu pagi (5/4), Danramil kembali mendapatkan informasi dari masyarakat adanya kegiatan sabung ayam. Namun, saat petugas datang, mereka sudah membubarkan diri tanpa jejak. Danramil kesal, sehingga langsung memanggil orang yang dituakan di lokasi sabung ayam tersebut.

“Beberapa kali mendapat laporan, dan sudah bubar ketika anggota ke tempat itu. Pria berinisial E saya panggil ke Mako Koramil untuk diperiksa dan diberikan pembinaan,” ujarnya.

Saat diinterogasi oleh anggota berseragam loreng, E pun mengakui melakukan sabung ayam. Namun, yang dilakukannya hanya iseng lantaran untuk mencoba kekuatan ayam yang dia punya.

“Dari pengakuannya, melakukan sabung, itu agar ayam miliknya mempunyai nilai jual yang mahal. Untuk membuktikan kalau ayam tersebut kuat dan hebat, ya harus diadu sama ayam yang lain,” jelasnya.

Disinggung soal judi, Danramil mengaku ada beberapa orang yang memanfaatkan percobaan itu. Namun, taruhannya bisa dikatakan receh, karena hanya puluhan ribu saja. “Soal judi sabung ayam, dia juga mengakuinya. Tapi, bisa dikatakan iseng karena hanya kelas receh. Dia, tidak mengutamakan judi. Dia hanya ingin melihat kekuatan ayam tersebut,” katanya.

Danramil juga memberikan pembinaan dan peringatan kepada E agar tidak lagi melakukan kegiatan bekumpul dengan orang banyak atau melakukan sabung ayam lagi. “Itu juga sama saja, judi! Jadi saya tegur dan peringatkan agar E tidak lagi melakukan sabung ayam,” pungkasnya.

Kapolsek Depok, AKP Sakur, juga mendeteksi aktivitas yang dilakukan kelompok E. Tapi, beberapa kali saat polisi menggerebek, mereka berhasil lolos tanpa meninggalkan jejak. “Anggota saya, pada Jumat (3/4) memantau. Tapi nihil. Tadi pagi (kemarin pagi, red) juga tercium, sudah bubar juga,” pungkasnya. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *