Bupati Resmikan Instalasi Infeksi RSUD 45 Kuningan

oleh -232 views
CEK KAMAR PERAWATAN
CEK KAMAR: Bupati Kuningan H Acep Purnama didampingi Direktur RSUD 45 Kuningan dr Deki Saufullah MMkes dan petinggi Forkompinda memeriksa kamar perawatan usai peresmian. FOTO: agus panther/radar kuningan

KUNINGAN – Setelah melakukan perbaikan selama hampir dua pekan, akhirnya Bupati H Acep Purnama meresmikan Instalasi Infeksi RSUD 45 Kuningan yang menempati gedung eks RS Bersalin Citra Ibu. Gedung eks RS Bersalin Citra Ibu berlantai empat itu dibeli Pemkab Kuningan dengan harga Rp7,5 miliar. Oleh pemerintah daerah, gedung ini dijadikan sebagai rumah sakit khusus penanganan pasien suspect Covid-19. Peresmian gedung yang terletak di Kelurahan Cirendang Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan ini dihadiri langsung petinggi Forkompinda serta warga terdekat kawasan rumah sakit tersebut.

Bupati H Acep Purnama saat mengatakan, gedung eks RS Bersalin Citra Ibu dipersiapkan sebagai rumah sakit darurat penanganan pasien khusus suspect Covid-19, sebagai kebijakan pemerintah daerah dalam penanganan pandemi corona. Sebab wabah corona ini menjadi bencana nasional nonalam, bahkan termasuk kejadian sangat luar biasa karena menjangkit hampir 203 negara. “Sebagai upaya percepatan penanganan penyebaran virus corona di Kuningan, kami telah melakukan berbagai upaya. Misalnya saja seperti perluasan karantian wilayah parsial, sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat, termasuk menyiapkan RS Citra Ibu untuk menangani pasien khusus corona,” papar bupati saat memberikan sambutan.

Menurut bupati, hikmah yang dapat dipetik atas musibah corona ini adalah meningkatkan rasa solidaritas tinggi di antara masyarakat Kabupaten Kuningan. Khususnya bagi masyarakat di kawasan terdekat eks RS Citra Ibu, yang telah bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah dalam pengoperasian rumah sakit khusus corona.

“Alhamdulillah masyarakat memahami. Karena ini bukan untuk kepentingan kelompok maupun golongan, melainkan untuk kepentingan semua masyarakat Kabupaten Kuningan,” tegas Acep.

Sebagai bekas rumah sakit, Bupati Acep menilai, bahwa gedung eks RS Citra Ibu telah memenuhi standarisasi dan spesifikasi dalam hal pelayanan medis. Adapun sarana yang dimiliki eks RS Citra Ibu untuk pelayanan pasien suspect corona ini yaitu pelayanan radiologi, laboratorium 24 jam, instalasi farmasi, instalasi gas oksigen, instalasi pengolahan air limbah, serta lift khusus pasien.

“Bahkan dilengkapi dengan sistem tata udara bertekanan negatif dengan suhu 800 derajat celcius, untuk melokalisir penyebaran udara yang tidak sehat. Semoga eks RS Citra Ibu ini dapat menunjang pelayan medis terkait penanganan Covid-19, sebab rumah sakit ini berada langsung di bawah RSU 45 Kuningan. Saya juga ucapkan terima kasih kepada tenaga medis, dan seluruh pihak termasuk masyarakat yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19,” ujar bupati.

Direktur RSUD 45 Kuningan dr Deki Saifullah MMKes dan Kepala Dinas Kesehatan Kuningan dr Hj Susi Lusiyanti MM saat memaparkan, rumah sakit ini sementara waktu hanya untuk menangani pasien-pasien yang baru diduga terpapar virus corona. Namun tak menutup kemungkinan jika ada pasien positif corona maka harus dipersiapkan dulu ruang isolasi tekanan negatif.

“Iya ini rumah sakit khusus penanganan Covid-19, termasuk yang positif mungkin bisa ditangani di sini, tapi tergantung pertimbangan dokter. Kita sedang pesan sebuah alat untuk membuat ruangan di sini bertekanan negatif, kalau di tempat ini sudah ada negative pressure maka dapat merawat orang yang dikategorikan positif corona,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kuningan dr Hj Susi Lusiyanti MM menambahkan, pihaknya tengah mempersiapkan kebutuhan tenaga medis baik dari puskesmas maupun bekerjasama dengan IDI dan PPNI. “Kalau untuk di RSUD 45 Kuningan kita sudah siapkan 20 bed, RSUD Linggajati juga sama 20 bed, dan di sini Instalasi Infeksi RSUD 45 Kuningan ada 56 bed. Sedangkan rumah sakit swasta juga ada sekitar 1-2 bed, namun cadangan, sebab ruang isolasinya belum memenuhi standar,” terangnya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan memfokuskan seluruh pasien suspect corona untuk dirawat di Instalasi Infeksi RSUD 45 Kuningan atau gedung eks RS Bersalin Citra Ibu. Sehingga semua pasien tidak lagi dirawat oleh puskesmas maupun rumah sakit swasta, melainkan langsung dirawat di Instalasi Infeksi RSUD 45 Kuningan ini. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *