Tips Mencuci dan Menjaga Kebersihan Masker Kain

oleh -168 views
Masker-Kain-Perca
Masker dari kain perca. Foto: Istimewa

MASKER kini salah satu benda yang sangat dibutuhkan untuk melawan pandemi Corona. Masker yang paling ideal untuk mencegah tertular virus Corona adalah masker N95 atau masker bedah.

Namun dua jenis masker tersebut saat ini lebih diperuntukkan bagi para tenaga medis. Sedangkan kita yang bukan merupakan tenaga medis dianjurkan untuk menggunakan masker kain.

Berbeda dari masker bedah, masker kain memang diperuntukkan pemakaian berulang. Namun sayangnya banyak orang yang tidak menyadari bahwa sangat penting untuk mencuci masker kain yang sering dipakainya itu.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, virus dan bakteri dapat hidup dan bertahan pada permukaan hingga beberapa hari. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada 2 April 2020 di The Lancet, virus dan bakteri bisa hidup pada lapisan luar permukaan masker hingga tujuh hari lamanya.

“Yang mengejutkan, tingkat terdeteksi dari virus menular masih bisa ada pada lapisan terluar masker bedah pada hari ke-7,” tulis para peneliti dalam penelitian tersebut.

Para peneliti dalam riset itu juga mengatakan bahwa disinfektan dapat digunakan untuk membersihkan dan membunuh virus Corona pada masker yang Anda miliki. Asalkan Anda menggunakannya dengan benar.

Seperti dikutip dari Huffington Post, berikut ini beberapa cara mencuci masker kain yang tepat menurut para ahli:

Cuci Masker Setiap Hari

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC menyarankan untuk mencuci masker setidaknya satu hari sekali setelah Anda menggunakannya. Robert Amler, dekan Fakultas Ilmu dan Praktik Kesehatan di New York Medical College dan mantan kepala petugas medis CDC juga menyarankan untuk mencuci masker kain setiap kali setelah digunakan.

“Hindari menyentuh wajah Anda dan cuci tangan sebelum dan sesudah,” tambah Amler.

Emily de Golian, seorang dokter kulit bersertifikat di Dermatology Consultants di Georgia mengatakan bahwa idealnya masker tidak boleh dipakai selama lebih dari 30 menit. Hal itu dikarenakan kelembapan yang ditimbulkan dari napas kita dapat membuatnya menjadi kurang efektif sebagai penghalang terhadap infeksi Covid-19.

Jadi, jika Anda adalah orang yang bekerja atau sering melakukan aktivitas di tempat yang berisiko tinggi menjadi pusat penyebaran, maka Dimitar Marinov, asisten professor di departemen kebersihan University of Varna menyarankan untuk mencuci masker setiap 2 jam sekali.

Gunakan Deterjen dengan Senyawa Aktif saat Mencuci

Rodney Rohde, associate dekan untuk penelitian di College of Health Professions di Texas State University menjelaskan bahwa penting untuk menggunakan deterjen dengan senyawa seperti pemutih atau bahan aktif lainnya untuk mencuci masker kain yang dimiliki. Produk semacam itu akan membunuh mikroba dengan lebih efektif daripada deterjen standar.

Gunakan Air Hangat saat Mencuci

Golian menyarankan untuk mencuci masker menggunakan air hangat dengan suhu yang bisa ditoleransi oleh bahan bahan masker kain yang Anda miliki. Sementara menurut Mariov, penting untuk mengingat standar aturan yang ditetapkan oleh WHO.

“Temperatur harus setidaknya 140 derajat Fahrenheit (60 derajat Celcius). Kami tidak memiliki studi tentang SARS-CoV-2, tetapi SARS-CoV-1 yang sama mati dengan cepat pada suhu di atas 60,” kata Marinov.

Cuci dengan Tangan jika Tidak Memiliki Mesin Cuci

Menggunakan mesin cuci untuk mencuci masker adalah ide yang bagus karena bisa mengoptimalkan proses pencucian. Namun jika Anda tidak memiliki akses ke mesin cuci, maka Anda bisa mencucinya menggunakan tangan. Selain itu jika terpaksa, Anda juga bisa menggunakan sabun, bukan deterjen. Gosok masker dengan tangan setidaknya selama 20 detik dengan menggunakan air hangat.

Setrika Masker

Untuk mensterilkan masker kain yang dimiliki, Marinov menyarankan untuk menyetrika atau meletakkan masker dalam oven selama 20 menit. Gunakan suhu sekitar 160 derajat Fahrenheit atau 71 derajat Celcius. Pastikan Anda selalu mengeringkan masker yang Anda miliki setelah mencucinya.

Perlu diingat bahwa masker kain tidak sepenuhnya dirancang untuk menyaring virus berukuran nanometer seperti virus Corona. Namun akan lebih baik untuk menggunakannya daripada tidak sama sekali. Oleh karena itu penting untuk mengoptimalkan kinerja masker kain dengan selalu rutin mencucinya untuk menjaga kebersihan masker. (vio/eny/dtc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *